Show Notes
- Amazon USA Store: https://www.amazon.com/dp/B01C6CUESC?tag=9natree-20
- Amazon Worldwide Store: https://global.buys.trade/Boy-Without-Instructions-Penny-Williams.html
- Apple Books: https://books.apple.com/us/audiobook/boy-without-instructions-surviving-the-learning-curve/id1087992509?itsct=books_box_link&itscg=30200&ls=1&at=1001l3bAw&ct=9natree
- eBay: https://www.ebay.com/sch/i.html?_nkw=Boy+Without+Instructions+Penny+Williams+&mkcid=1&mkrid=711-53200-19255-0&siteid=0&campid=5339060787&customid=9natree&toolid=10001&mkevt=1
- Shopee: https://asia.buys.trade/shopee_Boy-Without-Instructions-Penny-Williams.html
- Lazada: https://asia.buys.trade/lazada_Boy-Without-Instructions-Penny-Williams.html
- Tiktok: https://asia.buys.trade/tiktok_Boy-Without-Instructions-Penny-Williams.html
- Baca selengkapnya: https://indonesia.9natree.com/read/B01C6CUESC/
#dukasetelahdiagnosisADHD #rasabersalahorangtua #pengasuhanhelikopter #kesulitanbelajardanpemrosesansensorik #kurvabelajarpengasuhanADHD #BoyWithoutInstructions
Boy Without Instructions: Surviving the Learning Curve of Parenting a Child with ADHD, karya Penny Williams, adalah memoar pengasuhan yang berpadu dengan refleksi praktis. Buku ini mengikuti pengalaman Williams saat berusaha memahami dan mendampingi putranya yang memiliki ADHD, sekaligus menghadapi persoalan terkait kesulitan belajar dan pemrosesan sensorik. Fokus utamanya bukan memberi protokol klinis atau daftar langkah yang kaku. Williams justru menampilkan sisi yang sering tidak terlihat dalam buku pengasuhan, yaitu kebingungan, duka, rasa bersalah, kelelahan, serta perubahan cara pandang yang dialami orang tua dari hari ke hari. Melalui kisah yang disusun secara kronologis, ia menunjukkan bahwa memahami kebutuhan anak dan membangun respons yang lebih efektif membutuhkan waktu. Tujuan buku ini adalah memendekkan kurva belajar emosional bagi orang tua lain, terutama mereka yang merasa sendirian atau gagal ketika cara pengasuhan biasa tidak berhasil. Hasilnya adalah bacaan yang menekankan penerimaan, ketahanan keluarga, dan kemungkinan membangun kehidupan yang lebih stabil tanpa menyangkal beratnya tantangan ADHD.