Show Notes
- Amazon USA Store: https://www.amazon.com/dp/0190883529?tag=9natree-20
- Amazon Worldwide Store: https://global.buys.trade/Breaking-Free-of-Child-Anxiety-%26amp%3B-OCD-Lebowitz.html
- Apple Books: https://books.apple.com/us/audiobook/medical-medium-brain-saver-answers-to-brain-inflammation/id1755509583?itsct=books_box_link&itscg=30200&ls=1&at=1001l3bAw&ct=9natree
- eBay: https://www.ebay.com/sch/i.html?_nkw=Breaking+Free+of+Child+Anxiety+amp+OCD+Lebowitz+&mkcid=1&mkrid=711-53200-19255-0&siteid=0&campid=5339060787&customid=9natree&toolid=10001&mkevt=1
- Shopee: https://asia.buys.trade/shopee_Breaking-Free-of-Child-Anxiety-%26-OCD-Lebowitz.html
- Lazada: https://asia.buys.trade/lazada_Breaking-Free-of-Child-Anxiety-%26-OCD-Lebowitz.html
- Tiktok: https://asia.buys.trade/tiktok_Breaking-Free-of-Child-Anxiety-%26-OCD-Lebowitz.html
- Baca selengkapnya: https://indonesia.9natree.com/read/0190883529/
#Akomodasikeluarga #SPACE #Penguranganakomodasi #Dukungantanpaperlindunganberlebihan #KecemasananakdanOCD #BreakingFreeofChildAnxietyampOCD
Breaking Free of Child Anxiety dan OCD karya Eli R. Lebowitz adalah buku panduan psikologi praktis untuk orang tua dan pengasuh anak atau remaja yang menghadapi kecemasan maupun gangguan obsesif kompulsif, atau OCD. Buku ini memperkenalkan SPACE, singkatan dari Supportive Parenting for Anxious Childhood Emotions, sebuah pendekatan yang berfokus sepenuhnya pada tindakan orang tua. Gagasan utamanya bukan meminta orang tua memaksa anak berubah, melainkan membantu keluarga mengubah respons yang tanpa sengaja mempertahankan kecemasan. Lebowitz, yang meneliti dan menangani kecemasan anak di Yale Child Study Center, menjelaskan bahwa bantuan yang terasa penuh kasih, seperti memberi kepastian berulang, menyesuaikan seluruh rutinitas, atau ikut menjalankan ritual, kadang memberi kelegaan sesaat tetapi memperkuat pola takut dalam jangka panjang. Dengan bahasa yang tidak menyalahkan, buku ini membedakan dukungan yang sehat dari akomodasi keluarga. Pembahasannya mencakup cara memetakan kebiasaan tersebut, memilih perubahan yang realistis, menyampaikan rencana kepada anak, dan menghadapi penolakan. Tujuan akhirnya adalah membangun keyakinan anak bahwa ia mampu menoleransi dan menghadapi rasa cemas.