Show Notes
- Amazon USA Store: https://www.amazon.com/dp/1250391237?tag=9natree-20
- Amazon Worldwide Store: https://global.buys.trade/Careless-People%3A-A-Cautionary-Tale-of-Power%2C-Greed%2C-and-Lost-Idealism-Sarah-Wynn-Williams.html
- Apple Books: https://books.apple.com/us/audiobook/the-girl-with-the-duck-tattoo-a-memoir-unabridged/id1883197064?itsct=books_box_link&itscg=30200&ls=1&at=1001l3bAw&ct=9natree
- eBay: https://www.ebay.com/sch/i.html?_nkw=Careless+People+A+Cautionary+Tale+of+Power+Greed+and+Lost+Idealism+Sarah+Wynn+Williams+&mkcid=1&mkrid=711-53200-19255-0&siteid=0&campid=5339060787&customid=9natree&toolid=10001&mkevt=1
- Shopee: https://asia.buys.trade/shopee_Careless-People-Sarah-Wynn-Williams.html
- Lazada: https://asia.buys.trade/lazada_Careless-People-Sarah-Wynn-Williams.html
- Tiktok: https://asia.buys.trade/tiktok_Careless-People-Sarah-Wynn-Williams.html
- Baca selengkapnya: https://indonesia.9natree.com/read/1250391237/
#ErosiidealismeFacebook #Akuntabilitasplatformdigital #EkspansiFacebookkeTiongkok #Ibubekerjadiperusahaanteknologi #KekuasaaneliteMeta #CarelessPeople
Careless People: A Cautionary Tale of Power, Greed, and Lost Idealism adalah memoar Sarah Wynn-Williams, mantan pejabat Facebook yang kemudian menjadi Meta. Buku ini merekam pengalamannya bekerja dekat dengan pusat pengambilan keputusan perusahaan, ketika Facebook tumbuh dari perusahaan teknologi ambisius menjadi platform dengan pengaruh politik dan sosial lintas negara. Dengan gaya yang tajam, personal, dan kadang bernada satir, Wynn-Williams menggambarkan benturan antara janji awal untuk menghubungkan manusia dan kenyataan bisnis yang makin berorientasi pada pertumbuhan, akses kekuasaan, serta perlindungan kepentingan perusahaan. Fokusnya bukan sekadar pada kisah kantor atau tokoh puncak Facebook. Memoar ini menelaah bagaimana pilihan yang tampak internal, seperti kebijakan moderasi, ekspansi pasar, dan respons terhadap kritik, dapat berimbas pada pengguna, pekerja, demokrasi, dan hubungan dengan pemerintah. Sebagai kesaksian orang dalam, buku ini menawarkan sudut pandang yang kuat, meski pembaca tetap perlu menyadari bahwa ini adalah narasi personal, bukan sejarah institusional yang sepenuhnya netral.