Show Notes
- Amazon USA Store: https://www.amazon.com/dp/1098150767?tag=9natree-20
- Amazon Worldwide Store: https://global.buys.trade/Deciphering-Data-Architectures-James-Serra.html
- Apple Books: https://books.apple.com/us/audiobook/deciphering-data-architectures-choosing-between-a/id1809023376?itsct=books_box_link&itscg=30200&ls=1&at=1001l3bAw&ct=9natree
- eBay: https://www.ebay.com/sch/i.html?_nkw=Deciphering+Data+Architectures+James+Serra+&mkcid=1&mkrid=711-53200-19255-0&siteid=0&campid=5339060787&customid=9natree&toolid=10001&mkevt=1
- Shopee: https://asia.buys.trade/shopee_Deciphering-Data-Architectures-James-Serra.html
- Lazada: https://asia.buys.trade/lazada_Deciphering-Data-Architectures-James-Serra.html
- Tiktok: https://asia.buys.trade/tiktok_Deciphering-Data-Architectures-James-Serra.html
- Baca selengkapnya: https://indonesia.9natree.com/read/1098150767/
#Limatahappergerakandata #Moderndatawarehouse #Datalakehouse #Datafabricberbasismetadata #Kepemilikandataperdomain #DecipheringDataArchitectures
Deciphering Data Architectures karya James Serra adalah buku panduan praktis tentang cara memilih arsitektur data modern, bukan buku yang menawarkan satu resep teknologi untuk semua organisasi. Serra membandingkan modern data warehouse, data fabric, data lakehouse, dan data mesh, sambil menempatkannya dalam konteks kebutuhan bisnis, tata kelola, kemampuan tim, sistem lama, serta ambisi analitik dan kecerdasan buatan. Fokus utamanya adalah membedakan masalah yang sebenarnya diselesaikan oleh tiap pendekatan. Sebuah lakehouse, misalnya, terutama membahas penyatuan penyimpanan dan beban kerja analitik. Data mesh terutama membahas kepemilikan data oleh domain bisnis. Sementara itu, data fabric menekankan integrasi, metadata, dan tata kelola di lingkungan yang tersebar. Buku ini memakai lima tahap pergerakan data, yaitu ingest, simpan, transformasi, pemodelan, dan visualisasi, sebagai kerangka pembanding yang konsisten. Dengan pendekatan tersebut, pembaca dapat menilai pilihan arsitektur melalui konsekuensi operasionalnya, bukan sekadar melalui istilah yang sedang populer.