Show Notes
- Amazon USA Store: https://www.amazon.com/dp/1668015560?tag=9natree-20
- Amazon Worldwide Store: https://global.buys.trade/Diary-of-a-Tuscan-Bookshop%3A-A-Memoir-Alba-Donati.html
- Apple Books: https://books.apple.com/us/audiobook/diary-of-a-tuscan-bookshop-unabridged/id1651171620?itsct=books_box_link&itscg=30200&ls=1&at=1001l3bAw&ct=9natree
- eBay: https://www.ebay.com/sch/i.html?_nkw=Diary+of+a+Tuscan+Bookshop+A+Memoir+Alba+Donati+&mkcid=1&mkrid=711-53200-19255-0&siteid=0&campid=5339060787&customid=9natree&toolid=10001&mkevt=1
- Shopee: https://asia.buys.trade/shopee_Diary-of-a-Tuscan-Bookshop-Alba-Donati.html
- Lazada: https://asia.buys.trade/lazada_Diary-of-a-Tuscan-Bookshop-Alba-Donati.html
- Tiktok: https://asia.buys.trade/tiktok_Diary-of-a-Tuscan-Bookshop-Alba-Donati.html
- Baca selengkapnya: https://indonesia.9natree.com/read/1668015560/
#LibreriaSopralaPenna #LucignanadiTuscany #Catatanharianpenjualbuku #Kurasidanpesananbuku #Komunitastokobukuindependen #DiaryofaTuscanBookshop
Diary of a Tuscan Bookshop adalah memoar berbentuk catatan harian karya Alba Donati, seorang penyair dan penerbit asal Italia yang kemudian menjadi penjual buku. Buku ini mengikuti upayanya membuka Libreria Sopra la Penna, atau Bookshop on the Hill, di Lucignana, desa kelahirannya di perbukitan Tuscany yang berpenduduk sekitar 180 orang. Premisnya tampak sederhana, membuka toko buku kecil di tempat yang sangat kecil. Namun, Donati memakai pengalaman itu untuk membahas pekerjaan nyata di balik sebuah toko independen, ingatan keluarga, kehidupan desa, pilihan bacaan, dan hubungan antara buku dengan rasa memiliki. Catatan hariannya tidak hanya merekam transaksi atau kunjungan pelanggan. Ia juga menulis tentang keraguan orang sekitar, kesulitan menyiapkan ruang, dukungan yang datang melalui penggalangan dana, serta kegembiraan ketika pembaca menemukan buku yang tepat. Dalam edisi bahasa Inggris yang diterjemahkan Elena Pala, buku ini mempertahankan nada personal dan reflektifnya. Tujuannya bukan memberi panduan bisnis yang sistematis, melainkan menunjukkan bagaimana sebuah toko buku dapat dibangun sebagai ruang budaya dan pertemuan manusia.