Show Notes
- Amazon USA Store: https://www.amazon.com/dp/B015NTIXWE?tag=9natree-20
- Amazon Worldwide Store: https://global.buys.trade/Ego-Is-the-Enemy-Ryan-Holiday.html
- Apple Books: https://books.apple.com/us/audiobook/ego-is-the-enemy-unabridged/id1894973316?itsct=books_box_link&itscg=30200&ls=1&at=1001l3bAw&ct=9natree
- eBay: https://www.ebay.com/sch/i.html?_nkw=Ego+Is+the+Enemy+Ryan+Holiday+&mkcid=1&mkrid=711-53200-19255-0&siteid=0&campid=5339060787&customid=9natree&toolid=10001&mkevt=1
- Shopee: https://asia.buys.trade/shopee_Ego-Is-the-Enemy-Ryan-Holiday.html
- Lazada: https://asia.buys.trade/lazada_Ego-Is-the-Enemy-Ryan-Holiday.html
- Tiktok: https://asia.buys.trade/tiktok_Ego-Is-the-Enemy-Ryan-Holiday.html
- Baca selengkapnya: https://indonesia.9natree.com/read/B015NTIXWE/
#egosebagairasapentingdiri #faseaspirasidanvalidasi #keberhasilanyangberubahmenjadirasaberhak #kegagalansebagaidata #kerendahanhatiStoik #EgoIstheEnemy
Ego Is the Enemy karya Ryan Holiday adalah buku pengembangan diri yang memadukan filsafat praktis, terutama nuansa Stoik, dengan contoh sejarah dan dunia modern. Buku ini tidak membahas ego dalam arti klinis, melainkan sebagai keyakinan berlebihan tentang pentingnya diri sendiri, yang membuat seseorang sulit belajar, sulit bekerja sama, dan sulit melihat kenyataan dengan jernih. Holiday menyusun argumennya dalam tiga fase yang sering dialami manusia, yaitu saat sedang mengejar sesuatu, saat sudah berhasil, dan saat mengalami kegagalan. Di tiap fase, ego muncul dengan bentuk yang berbeda. Ketika mulai berambisi, ego membuat orang lebih suka bicara daripada bekerja. Ketika berhasil, ego dapat berubah menjadi rasa berhak dan defensif. Ketika gagal, ego mendorong penyangkalan dan menyalahkan pihak lain. Tujuan buku ini adalah membantu pembaca mengenali pola tersebut, lalu menggantinya dengan kerendahan hati, disiplin, kesadaran diri, dan orientasi pada kontribusi nyata.