[Ulasan] Everybody Lies (Seth Stephens-Davidowitz) Ringkasan.

[Ulasan] Everybody Lies (Seth Stephens-Davidowitz) Ringkasan.
9Natree Indonesia
[Ulasan] Everybody Lies (Seth Stephens-Davidowitz) Ringkasan.

Oct 28 2026 | 00:10:51

/
Episode • October 28, 2026 • 00:10:51

Show Notes

Everybody Lies (Seth Stephens-Davidowitz)

- Amazon USA Store: https://www.amazon.com/dp/B06XCYD5KG?tag=9natree-20
- Amazon Worldwide Store: https://global.buys.trade/Everybody-Lies-Seth-Stephens-Davidowitz.html

- Apple Books: https://books.apple.com/us/audiobook/everybody-lies/id1441468415?itsct=books_box_link&itscg=30200&ls=1&at=1001l3bAw&ct=9natree

- eBay: https://www.ebay.com/sch/i.html?_nkw=Everybody+Lies+Seth+Stephens+Davidowitz+&mkcid=1&mkrid=711-53200-19255-0&siteid=0&campid=5339060787&customid=9natree&toolid=10001&mkevt=1

- Shopee: https://asia.buys.trade/shopee_Everybody-Lies-Seth-Stephens-Davidowitz.html
- Lazada: https://asia.buys.trade/lazada_Everybody-Lies-Seth-Stephens-Davidowitz.html
- Tiktok: https://asia.buys.trade/tiktok_Everybody-Lies-Seth-Stephens-Davidowitz.html

- Baca selengkapnya: https://indonesia.9natree.com/read/B06XCYD5KG/

#biaskeinginansosial #datapencarianGoogle #jejakdigitalagregat #eksperimenacakdaring #searchlistening #EverybodyLies

Everybody Lies karya Seth Stephens-Davidowitz adalah buku nonfiksi populer tentang data besar, perilaku manusia, dan keterbatasan cara lama memahami opini publik. Stephens-Davidowitz, ekonom lulusan Harvard yang pernah bekerja sebagai ilmuwan data di Google, berangkat dari gagasan sederhana namun mengganggu, yaitu orang sering menyunting jawaban mereka ketika ditanya langsung. Dalam survei, wawancara, atau media sosial, kita cenderung ingin terlihat baik, normal, dan dapat diterima. Namun, ketika mengetik pertanyaan secara pribadi ke mesin pencari, banyak orang mengungkap ketakutan, keinginan, prasangka, dan masalah yang tidak mereka akui di ruang publik. Buku ini menjelaskan bagaimana jejak digital, terutama data pencarian, dapat digunakan untuk meneliti isu seperti politik, ras, seksualitas, kesehatan, pengasuhan, dan pilihan konsumen. Tujuannya bukan menyatakan bahwa Google selalu mengetahui kebenaran, melainkan menunjukkan bahwa data baru dapat melengkapi, dan kadang mengoreksi, survei tradisional. Dengan contoh yang mudah diikuti, buku ini mengajak pembaca menilai data secara lebih kritis, sekaligus melihat sisi tersembunyi dari perilaku sosial.

Other Episodes