Show Notes
- Amazon USA Store: https://www.amazon.com/dp/1958861952?tag=9natree-20
- Amazon Worldwide Store: https://global.buys.trade/Gone-Before-Gone%3A-When-Mental-Illness-Steals-Someone-You-Love-Jerri-Niebaum-Clark.html
- Apple Books: https://books.apple.com/us/audiobook/seal-without-a-team-a-true-story-of-mental-illness/id1721116278?itsct=books_box_link&itscg=30200&ls=1&at=1001l3bAw&ct=9natree
- eBay: https://www.ebay.com/sch/i.html?_nkw=Gone+Before+Gone+When+Mental+Illness+Steals+Someone+You+Love+Jerri+Niebaum+Clark+&mkcid=1&mkrid=711-53200-19255-0&siteid=0&campid=5339060787&customid=9natree&toolid=10001&mkevt=1
- Shopee: https://asia.buys.trade/shopee_Gone-Before-Gone-Jerri-Niebaum-Clark.html
- Lazada: https://asia.buys.trade/lazada_Gone-Before-Gone-Jerri-Niebaum-Clark.html
- Tiktok: https://asia.buys.trade/tiktok_Gone-Before-Gone-Jerri-Niebaum-Clark.html
- Baca selengkapnya: https://indonesia.9natree.com/read/1958861952/
#kehilanganambigu #psikosisdanpenyakitmentalberat #dukasebelumkematian #prinsipkeduanya #advokasikeluargakesehatanjiwa #GoneBeforeGone
Gone Before Gone: When Mental Illness Steals Someone You Love karya Jerri Niebaum Clark adalah perpaduan memoar dan panduan praktis bagi keluarga yang menghadapi penyakit mental berat pada orang yang mereka cintai. Titik berangkatnya adalah pengalaman Clark sebagai ibu dari Calvin, yang hidupnya berubah oleh psikosis, mengalami ketidakstabilan termasuk keterlibatan dengan sistem hukum dan tunawisma, lalu meninggal karena bunuh diri pada usia muda. Namun, buku ini tidak terutama menawarkan kisah duka yang tertutup oleh kematian. Clark membahas kehilangan ambigu, konsep dari terapis keluarga Pauline Boss, yaitu keadaan ketika seseorang secara fisik masih ada tetapi terasa hilang karena perubahan besar pada kondisi mentalnya, atau ketika kehilangan tidak memiliki penjelasan dan penutupan yang jelas. Dengan pelatihan dari Boss, pengalaman sebagai pengajar yoga, serta pekerjaannya di bidang advokasi kesehatan jiwa, Clark menerjemahkan konsep tersebut ke dalam bahasa keluarga. Tujuannya adalah memberi pengakuan pada duka yang sering tidak terlihat, sekaligus menyediakan cara-cara untuk tetap hidup, merawat diri, dan bertindak di tengah ketidakpastian yang belum selesai.