Show Notes
- Amazon USA Store: https://www.amazon.com/dp/154178894X?tag=9natree-20
- Amazon Worldwide Store: https://global.buys.trade/Good-Economics-for-Hard-Times-Abhijit-V-Banerjee.html
- Apple Books: https://books.apple.com/us/audiobook/good-economics-for-hard-times/id1484626340?itsct=books_box_link&itscg=30200&ls=1&at=1001l3bAw&ct=9natree
- eBay: https://www.ebay.com/sch/i.html?_nkw=Good+Economics+for+Hard+Times+Abhijit+V+Banerjee+&mkcid=1&mkrid=711-53200-19255-0&siteid=0&campid=5339060787&customid=9natree&toolid=10001&mkevt=1
- Shopee: https://asia.buys.trade/shopee_Good-Economics-for-Hard-Times-Abhijit-V-Banerjee.html
- Lazada: https://asia.buys.trade/lazada_Good-Economics-for-Hard-Times-Abhijit-V-Banerjee.html
- Tiktok: https://asia.buys.trade/tiktok_Good-Economics-for-Hard-Times-Abhijit-V-Banerjee.html
- Baca selengkapnya: https://indonesia.9natree.com/read/154178894X/
#Intervensipublikberbasisbukti #Dampakdistribusionalperdaganganglobal #Migrasidanpasartenagakerja #Jaringpengamansosial #Transisiteknologidaniklim #GoodEconomicsforHardTimes
Good Economics for Hard Times adalah buku nonfiksi ekonomi publik karya Abhijit V. Banerjee dan Esther Duflo, dua ekonom MIT yang menerima Nobel Ekonomi tahun 2019 bersama Michael Kremer. Buku ini membahas kecemasan ekonomi dan politik kontemporer, termasuk imigrasi, perdagangan global, ketimpangan, pertumbuhan yang melambat, perubahan iklim, serta dampak teknologi terhadap pekerjaan. Tujuannya bukan menawarkan satu teori besar yang berlaku untuk semua keadaan. Sebaliknya, Banerjee dan Duflo menguji asumsi yang sering mendominasi perdebatan publik dengan temuan empiris, lalu menekankan bahwa kebijakan harus mempertimbangkan konteks, insentif, dan pengalaman manusia yang nyata. Mereka mengkritik jawaban ideologis yang terlalu sederhana, baik yang sepenuhnya mengandalkan pasar maupun yang menganggap setiap masalah dapat diselesaikan dengan kebijakan seragam. Dengan gaya yang dapat diikuti pembaca umum, buku ini berupaya memulihkan peran ekonomi sebagai alat untuk menilai bukti, memahami ketidakpastian, dan merancang intervensi yang lebih manusiawi.