Show Notes
- Amazon USA Store: https://www.amazon.com/dp/B0C4VB9LD7?tag=9natree-20
- Amazon Worldwide Store: https://global.buys.trade/How-to-Listen-When-Markets-Speak-Lawrence-G-McDonald.html
- Apple Books: https://books.apple.com/us/audiobook/how-to-listen-when-markets-speak-risks-myths-and/id1686529943?itsct=books_box_link&itscg=30200&ls=1&at=1001l3bAw&ct=9natree
- eBay: https://www.ebay.com/sch/i.html?_nkw=How+to+Listen+When+Markets+Speak+Lawrence+G+McDonald+&mkcid=1&mkrid=711-53200-19255-0&siteid=0&campid=5339060787&customid=9natree&toolid=10001&mkevt=1
- Shopee: https://asia.buys.trade/shopee_How-to-Listen-When-Markets-Speak-Lawrence-G-McDonald.html
- Lazada: https://asia.buys.trade/lazada_How-to-Listen-When-Markets-Speak-Lawrence-G-McDonald.html
- Tiktok: https://asia.buys.trade/tiktok_How-to-Listen-When-Markets-Speak-Lawrence-G-McDonald.html
- Baca selengkapnya: https://indonesia.9natree.com/read/B0C4VB9LD7/
#sinyalpasarlintasaset #reziminflasitinggi #risikogeopolitikmultipolar #portofolio60persensahamdan40persenobligasi #komoditasdanhardassets #HowtoListenWhenMarketsSpeak
How to Listen When Markets Speak, karya Lawrence G. McDonald, adalah buku nonfiksi tentang pasar keuangan, risiko makro, dan perubahan besar dalam ekonomi global. McDonald dikenal sebagai pendiri The Bear Traps Report, mantan profesional di Lehman Brothers, dan komentator pasar yang sering membahas risiko sistemik. Dalam buku ini, ia berangkat dari pengalaman melihat tanda bahaya sebelum krisis Lehman, lalu mengembangkan cara membaca sinyal pasar yang sering diabaikan oleh narasi resmi, model lama, atau optimisme berlebihan. Fokus utamanya adalah ekonomi yang menurutnya sedang bergerak dari era inflasi rendah, suku bunga rendah, dan globalisasi murah, menuju dunia yang lebih mahal, lebih terfragmentasi, dan lebih rawan guncangan geopolitik. Buku ini bukan panduan investasi cepat kaya. Tujuannya lebih praktis, yaitu membantu pembaca memahami hubungan antara kebijakan moneter, utang, komoditas, mata uang, perang, dan aliran modal, agar keputusan investasi tidak hanya bergantung pada kebiasaan lama.