Show Notes
- Amazon USA Store: https://www.amazon.com/dp/0593735153?tag=9natree-20
- Amazon Worldwide Store: https://global.buys.trade/Invisible-Doctrine%3A-The-Secret-History-of-Neoliberalism-George-Monbiot.html
- Apple Books: https://books.apple.com/us/audiobook/invisible-doctrine-the-secret-history-of/id1710499012?itsct=books_box_link&itscg=30200&ls=1&at=1001l3bAw&ct=9natree
- eBay: https://www.ebay.com/sch/i.html?_nkw=Invisible+Doctrine+The+Secret+History+of+Neoliberalism+George+Monbiot+&mkcid=1&mkrid=711-53200-19255-0&siteid=0&campid=5339060787&customid=9natree&toolid=10001&mkevt=1
- Shopee: https://asia.buys.trade/shopee_Invisible-Doctrine-George-Monbiot.html
- Lazada: https://asia.buys.trade/lazada_Invisible-Doctrine-George-Monbiot.html
- Tiktok: https://asia.buys.trade/tiktok_Invisible-Doctrine-George-Monbiot.html
- Baca selengkapnya: https://indonesia.9natree.com/read/0593735153/
#Neoliberalismetersembunyi #Lembagapemikirbisnis #Deregulasidanprivatisasi #Ketimpangandanplutokrasi #Politikkebermilikanbersama #InvisibleDoctrine
Invisible Doctrine: The Secret History of Neoliberalism adalah buku nonfiksi politik dan ekonomi karya George Monbiot bersama pembuat film Peter Hutchison. Buku ringkas ini membedah neoliberalisme, yaitu gagasan yang mengutamakan pasar, persaingan, deregulasi, pajak rendah, dan privatisasi, sebagai kerangka yang sangat memengaruhi kehidupan publik sejak akhir abad kedua puluh. Tujuan utamanya bukan sekadar mendefinisikan istilah ekonomi yang sering dipakai secara longgar, melainkan menunjukkan bagaimana suatu aliran pemikiran dapat menjadi dominan justru ketika namanya jarang dibahas. Monbiot dan Hutchison menelusuri perkembangan neoliberalisme dari gagasan intelektual yang awalnya terbatas, menuju proyek politik yang didorong oleh jaringan lembaga pemikir, donor kaya, media, dan tokoh politik. Mereka menghubungkan kebijakan tersebut dengan ketimpangan, pelemahan layanan publik, kerusakan lingkungan, serta menurunnya daya tawar pekerja. Dengan gaya argumentatif yang mudah diikuti, buku ini juga mengajukan arah alternatif, berupa politik yang menempatkan partisipasi, kerja sama, dan kepemilikan bersama sebagai pusat kehidupan demokratis.