Show Notes
- Amazon USA Store: https://www.amazon.com/dp/B00VEHAFAI?tag=9natree-20
- Amazon Worldwide Store: https://global.buys.trade/Learning-by-Doing-James-Bessen.html
- Apple Books: https://books.apple.com/us/audiobook/learning-by-doing/id1752179857?itsct=books_box_link&itscg=30200&ls=1&at=1001l3bAw&ct=9natree
- eBay: https://www.ebay.com/sch/i.html?_nkw=Learning+by+Doing+James+Bessen+&mkcid=1&mkrid=711-53200-19255-0&siteid=0&campid=5339060787&customid=9natree&toolid=10001&mkevt=1
- Shopee: https://asia.buys.trade/shopee_Learning-by-Doing-James-Bessen.html
- Lazada: https://asia.buys.trade/lazada_Learning-by-Doing-James-Bessen.html
- Tiktok: https://asia.buys.trade/tiktok_Learning-by-Doing-James-Bessen.html
- Baca selengkapnya: https://indonesia.9natree.com/read/B00VEHAFAI/
#belajarsambilbekerja #keterampilanteknistidakbaku #substitusitugasolehotomatisasi #keterlambatanupahdanproduktivitas #insentifpelatihanditempatkerja #LearningbyDoing
Learning by Doing karya James Bessen adalah buku ekonomi, sejarah teknologi, dan kebijakan tenaga kerja yang membahas sebuah paradoks modern. Teknologi hadir di hampir semua bidang kehidupan, tetapi kenaikan produktivitas tidak selalu segera diikuti kenaikan upah atau kemakmuran yang tersebar luas. Bessen, seorang ekonom yang juga pernah mendirikan perusahaan perangkat lunak, menolak dua penjelasan yang terlalu sederhana, yaitu bahwa teknologi pasti menghancurkan pekerjaan, atau bahwa pendidikan formal saja otomatis menyelesaikan ketimpangan. Ia menunjukkan bahwa penemuan baru baru menjadi benar-benar transformatif setelah perusahaan dan pekerja menjalani proses panjang untuk menemukan cara kerja yang lebih produktif. Proses itu disebut belajar sambil bekerja. Melalui pembacaan sejarah ekonomi dan perubahan pasar kerja, buku ini menjelaskan mengapa manfaat inovasi sering tertunda, mengapa keterampilan praktis sangat penting, dan mengapa aturan ekonomi serta kebijakan publik menentukan siapa yang akhirnya menikmati hasil kemajuan teknologi. Tujuannya adalah memberi kerangka yang lebih realistis untuk memahami hubungan inovasi, upah, pekerjaan, dan kekayaan.