Show Notes
- Amazon USA Store: https://www.amazon.com/dp/0195341287?tag=9natree-20
- Amazon Worldwide Store: https://global.buys.trade/Managing-Tourette-Syndrome-Douglas-W-Woods.html
- Apple Books: https://books.apple.com/us/audiobook/how-the-brain-lost-its-mind-sex-hysteria-and/id1473362260?itsct=books_box_link&itscg=30200&ls=1&at=1001l3bAw&ct=9natree
- eBay: https://www.ebay.com/sch/i.html?_nkw=Managing+Tourette+Syndrome+Douglas+W+Woods+&mkcid=1&mkrid=711-53200-19255-0&siteid=0&campid=5339060787&customid=9natree&toolid=10001&mkevt=1
- Shopee: https://asia.buys.trade/shopee_Managing-Tourette-Syndrome-Douglas-W-Woods.html
- Lazada: https://asia.buys.trade/lazada_Managing-Tourette-Syndrome-Douglas-W-Woods.html
- Tiktok: https://asia.buys.trade/tiktok_Managing-Tourette-Syndrome-Douglas-W-Woods.html
- Baca selengkapnya: https://indonesia.9natree.com/read/0195341287/
#ComprehensiveBehavioralInterventionforTics #Habitreversaltraining #Responsbersaing #Penilaianfungsionaltik #Pencegahankekambuhan #ManagingTouretteSyndrome
Managing Tourette Syndrome: A Behavioral Intervention for Children and Adults Therapist Guide adalah panduan klinis karya Douglas W. Woods dan sejumlah rekan peneliti yang membahas penanganan sindrom Tourette serta gangguan tik pada anak dan orang dewasa. Buku nonfiksi profesional ini termasuk seri Treatments That Work, dan dirancang terutama untuk terapis yang ingin menerapkan Comprehensive Behavioral Intervention for Tics, atau CBIT, secara terstruktur. Tujuannya bukan menjanjikan penyembuhan total atas gangguan tik. Sebaliknya, buku ini mengajarkan keterampilan praktis agar pasien dapat mengenali, mengelola, dan mengurangi dampak tik dalam kehidupan sehari hari. Panduannya menyusun program sekitar sebelas sesi, lengkap dengan alur sesi, bahan terapi, formulir pemantauan, serta tugas rumah. Pendekatannya memadukan edukasi tentang tik, habit reversal training, strategi berbasis fungsi, dan teknik relaksasi. Posisi buku ini penting karena memperlakukan tik sebagai kondisi yang berakar secara biologis, namun ekspresinya dapat dipengaruhi situasi, kebiasaan, respons lingkungan, dan stres. Dengan demikian, fokus terapi diarahkan pada kemampuan yang dapat dipelajari dan dipraktikkan.