Show Notes
- Amazon USA Store: https://www.amazon.com/dp/006176521X?tag=9natree-20
- Amazon Worldwide Store: https://global.buys.trade/Obedience-to-Authority%3A-An-Experimental-View-Stanley-Milgram.html
- Apple Books: https://books.apple.com/us/audiobook/obedience-to-authority/id1734501895?itsct=books_box_link&itscg=30200&ls=1&at=1001l3bAw&ct=9natree
- eBay: https://www.ebay.com/sch/i.html?_nkw=Obedience+to+Authority+An+Experimental+View+Stanley+Milgram+&mkcid=1&mkrid=711-53200-19255-0&siteid=0&campid=5339060787&customid=9natree&toolid=10001&mkevt=1
- Shopee: https://asia.buys.trade/shopee_Obedience-to-Authority-Stanley-Milgram.html
- Lazada: https://asia.buys.trade/lazada_Obedience-to-Authority-Stanley-Milgram.html
- Tiktok: https://asia.buys.trade/tiktok_Obedience-to-Authority-Stanley-Milgram.html
- Baca selengkapnya: https://indonesia.9natree.com/read/006176521X/
#eksperimenkepatuhanMilgram #keadaanagen #otoritasyangsah #pengalihantanggungjawab #penolakanterhadapperintahtidaketis #ObediencetoAuthority
Obedience to Authority: An Experimental View adalah karya psikologi sosial klasik karya Stanley Milgram, yang pertama kali terbit pada 1974 dan kemudian diterbitkan ulang dalam edisi Perennial Classics. Buku ini mendokumentasikan serta menafsirkan rangkaian eksperimen kepatuhan yang dilakukan Milgram di Yale pada awal 1960-an. Pertanyaan utamanya sederhana tetapi mengusik, sampai sejauh mana orang biasa bersedia mengikuti perintah dari pihak yang mereka anggap berwenang, ketika perintah itu tampak merugikan orang lain. Dalam situasi laboratorium, peserta dipercaya sedang memberi kejutan listrik yang makin kuat kepada seorang pembelajar, padahal pembelajar tersebut adalah aktor dan tidak benar-benar menerima kejutan. Milgram tidak memakai eksperimen ini untuk menyatakan bahwa manusia pada dasarnya kejam. Ia justru menunjukkan bagaimana struktur situasi, legitimasi lembaga, bahasa teknis, dan pembagian tanggung jawab dapat menekan penilaian moral pribadi. Buku ini memadukan laporan metode, variasi percobaan, pengamatan perilaku, dan pembahasan etis. Tujuannya adalah menjelaskan kepatuhan sebagai masalah sosial yang nyata, bukan sekadar kelemahan karakter individu.