Show Notes
- Amazon USA Store: https://www.amazon.com/dp/B000FKP3R0?tag=9natree-20
- Amazon Worldwide Store: https://global.buys.trade/Only-Yesterday%3A-An-Informal-History-of-the-1920s-Frederick-Lewis-Allen.html
- Apple Books: https://books.apple.com/us/audiobook/only-yesterday-an-informal-history-of-the-1920s/id1645917607?itsct=books_box_link&itscg=30200&ls=1&at=1001l3bAw&ct=9natree
- eBay: https://www.ebay.com/sch/i.html?_nkw=Only+Yesterday+An+Informal+History+of+the+1920s+Frederick+Lewis+Allen+&mkcid=1&mkrid=711-53200-19255-0&siteid=0&campid=5339060787&customid=9natree&toolid=10001&mkevt=1
- Shopee: https://asia.buys.trade/shopee_Only-Yesterday-Frederick-Lewis-Allen.html
- Lazada: https://asia.buys.trade/lazada_Only-Yesterday-Frederick-Lewis-Allen.html
- Tiktok: https://asia.buys.trade/tiktok_Only-Yesterday-Frederick-Lewis-Allen.html
- Baca selengkapnya: https://indonesia.9natree.com/read/B000FKP3R0/
#Laranganalkohol #Budayakonsumsi1920an #Radiodanmobil #SkandalTeapotDome #Kejatuhanpasarsaham1929 #OnlyYesterday
Only Yesterday: An Informal History of the 1920s karya Frederick Lewis Allen adalah sejarah populer tentang Amerika Serikat pada dekade 1920-an. Pertama kali terbit pada 1931, buku ini ditulis ketika ingatan publik tentang periode tersebut masih sangat dekat, tetapi ketika dampak kejatuhan pasar saham 1929 sudah terasa jelas. Allen, yang menyebut dirinya lebih sebagai jurnalis retrospektif daripada sejarawan akademis, menelusuri perubahan suasana batin masyarakat Amerika dari berakhirnya Perang Dunia Pertama hingga krisis ekonomi. Bahasanya ringan, hidup, dan berfokus pada bagaimana peristiwa besar dirasakan dalam kehidupan publik sehari-hari. Ia membahas Larangan alkohol, kejahatan terorganisasi, perubahan moral, skandal politik, teknologi baru, kemakmuran era Coolidge, spekulasi saham, hingga Black Tuesday. Tujuan buku ini bukan sekadar menyusun kronologi, melainkan menjelaskan mengapa sebuah bangsa yang tampak percaya diri, modern, dan makmur dapat bergerak menuju kehancuran finansial. Karena itu, buku ini tetap berguna sebagai potret kuat tentang hubungan antara budaya, politik, media, dan euforia ekonomi.