Show Notes
- Amazon USA Store: https://www.amazon.com/dp/B07FXXQC6Z?tag=9natree-20
- Amazon Worldwide Store: https://global.buys.trade/Real-Life-Organizing%3A-Clean-and-Clutter-Free-in-15-Minutes-a-Day-Cassandra-Aarssen.html
- Apple Books: https://books.apple.com/us/audiobook/real-life-organizing-clean-and-clutter-free-in-15/id1646629875?itsct=books_box_link&itscg=30200&ls=1&at=1001l3bAw&ct=9natree
- eBay: https://www.ebay.com/sch/i.html?_nkw=Real+Life+Organizing+Clean+and+Clutter+Free+in+15+Minutes+a+Day+Cassandra+Aarssen+&mkcid=1&mkrid=711-53200-19255-0&siteid=0&campid=5339060787&customid=9natree&toolid=10001&mkevt=1
- Shopee: https://asia.buys.trade/shopee_Real-Life-Organizing-Cassandra-Aarssen.html
- Lazada: https://asia.buys.trade/lazada_Real-Life-Organizing-Cassandra-Aarssen.html
- Tiktok: https://asia.buys.trade/tiktok_Real-Life-Organizing-Cassandra-Aarssen.html
- Baca selengkapnya: https://indonesia.9natree.com/read/B07FXXQC6Z/
#rutinitasmerapikan15menit #metodeClutterbug #gayaButterflyCricketLadybugBee #zonaaktivitasrumah #penyimpananmudahdikembalikan #RealLifeOrganizing
Real Life Organizing: Clean and Clutter-Free in 15 Minutes a Day adalah buku panduan pengorganisasian rumah karya Cassandra Aarssen, pendiri Clutterbug. Buku nonfiksi praktis ini ditujukan bagi orang yang merasa rumahnya terus kembali berantakan, terutama keluarga sibuk yang tidak memiliki waktu, tenaga, atau keinginan untuk menjalani perubahan ekstrem. Aarssen tidak menyamakan rumah rapi dengan minimalisme ketat. Pendekatannya berangkat dari gagasan bahwa seseorang tidak harus menjadi pribadi yang secara alami terorganisasi untuk dapat menjalani kehidupan yang lebih teratur. Fokusnya adalah membangun sistem penyimpanan, kebiasaan singkat, dan tata letak yang mudah dipakai dalam kondisi sehari-hari. Judulnya menekankan target merapikan selama 15 menit per hari, sebagai alternatif terhadap proyek bersih-bersih besar yang sering terasa melelahkan. Buku ini juga membahas cara mengenali kecenderungan mengatur barang melalui kerangka Clutterbug, lalu menyesuaikan solusi dengan cara seseorang memproses barang dan visualisasi. Dengan demikian, tujuan utamanya bukan kesempurnaan visual, melainkan rumah yang fungsional, mudah dipelihara, dan mengurangi beban rutin penghuninya.