Show Notes
- Amazon USA Store: https://www.amazon.com/dp/B002JAE7B2?tag=9natree-20
- Amazon Worldwide Store: https://global.buys.trade/Staring-at-the-Sun%3A-Overcoming-the-Terror-of-Death-Irvin-D-Yalom.html
- Apple Books: https://books.apple.com/us/audiobook/staring-at-the-sun-overcoming-the-terror-of-death/id1646328702?itsct=books_box_link&itscg=30200&ls=1&at=1001l3bAw&ct=9natree
- eBay: https://www.ebay.com/sch/i.html?_nkw=Staring+at+the+Sun+Overcoming+the+Terror+of+Death+Irvin+D+Yalom+&mkcid=1&mkrid=711-53200-19255-0&siteid=0&campid=5339060787&customid=9natree&toolid=10001&mkevt=1
- Shopee: https://asia.buys.trade/shopee_Staring-at-the-Sun-Irvin-D-Yalom.html
- Lazada: https://asia.buys.trade/lazada_Staring-at-the-Sun-Irvin-D-Yalom.html
- Tiktok: https://asia.buys.trade/tiktok_Staring-at-the-Sun-Irvin-D-Yalom.html
- Baca selengkapnya: https://indonesia.9natree.com/read/B002JAE7B2/
#kecemasankematian #pengalamanmembangunkan #psikoterapieksistensial #keterasinganeksistensial #kehidupanautentik #StaringattheSun
Staring at the Sun: Overcoming the Terror of Death adalah buku psikologi eksistensial karya psikiater Irvin D. Yalom, yang pertama kali terbit pada 2008. Buku ini membahas ketakutan akan kematian, bukan sebagai masalah yang hanya muncul saat seseorang sakit keras atau menua, melainkan sebagai kecemasan mendasar yang dapat memengaruhi pilihan, hubungan, depresi, dan rasa tidak puas dalam hidup. Yalom memadukan pengalaman klinisnya sebagai terapis, refleksi pribadinya, serta gagasan dari para pemikir filsafat untuk menunjukkan bahwa penghindaran terhadap kematian sering kali justru memperbesar kuasanya. Tujuan buku ini bukan menawarkan kepastian religius, atau meniadakan kesedihan kehilangan. Sebaliknya, Yalom mengajak pembaca mengenali kenyataan kefanaan secara lebih jujur dan tertahankan. Ia berpendapat bahwa kesadaran akan batas hidup dapat menjadi pengalaman yang membangunkan, lalu mendorong seseorang menata ulang prioritas, memperdalam kedekatan dengan orang lain, dan menjalani hidup dengan pilihan yang lebih autentik. Pendekatannya bersifat reflektif, klinis, dan berorientasi pada makna hidup yang nyata.