Show Notes
- Amazon USA Store: https://www.amazon.com/dp/9362143380?tag=9natree-20
- Amazon Worldwide Store: https://global.buys.trade/The-Communist-Manifesto-Karl-Marx.html
- Apple Books: https://books.apple.com/us/audiobook/the-communist-manifesto/id1445445818?itsct=books_box_link&itscg=30200&ls=1&at=1001l3bAw&ct=9natree
- eBay: https://www.ebay.com/sch/i.html?_nkw=The+Communist+Manifesto+Karl+Marx+&mkcid=1&mkrid=711-53200-19255-0&siteid=0&campid=5339060787&customid=9natree&toolid=10001&mkevt=1
- Shopee: https://asia.buys.trade/shopee_The-Communist-Manifesto-Karl-Marx.html
- Lazada: https://asia.buys.trade/lazada_The-Communist-Manifesto-Karl-Marx.html
- Tiktok: https://asia.buys.trade/tiktok_The-Communist-Manifesto-Karl-Marx.html
- Baca selengkapnya: https://indonesia.9natree.com/read/9362143380/
#Perjuangankelas #Borjuasidanproletariat #Saranaproduksi #Kepemilikankolektif #Kritikkapitalisme #TheCommunistManifesto
Manifesto Komunis adalah pamflet politik karya Karl Marx dan Friedrich Engels, pertama kali terbit pada 1848. Edisi hardbound Fingerprint Classics menghadirkan teks klasik ini dalam format koleksi, tetapi isi utamanya tetap sebuah pernyataan singkat, tajam, dan polemis tentang sejarah, kapitalisme, serta perubahan sosial. Buku ini ditulis ketika Eropa sedang dilanda ketegangan ekonomi dan politik, dengan tujuan menjelaskan program Liga Komunis dan menyerukan pengorganisasian kelas pekerja. Marx dan Engels memandang sejarah sebagai rangkaian pertentangan antara kelas-kelas yang memiliki kepentingan ekonomi berbeda. Mereka menempatkan borjuasi, pemilik modal dan alat produksi, berhadapan dengan proletariat, pekerja yang hidup dari menjual tenaga kerjanya. Manifesto ini bukan analisis ekonomi yang lengkap, juga bukan petunjuk teknis membangun negara. Kekuatan utamanya terletak pada cara ia merangkum pandangan dunia Marxian, menghubungkan perkembangan kapitalisme dengan ketimpangan, konflik sosial, dan kemungkinan revolusi. Karena pengaruhnya sangat besar, buku ini penting dibaca secara kritis, termasuk dengan membedakan gagasan asli teks dari pengalaman beragam rezim yang kemudian mengatasnamakan komunisme.