Show Notes
- Amazon USA Store: https://www.amazon.com/dp/B01JGMCCCQ?tag=9natree-20
- Amazon Worldwide Store: https://global.buys.trade/The-Complacent-Class%3A-The-Self-Defeating-Quest-for-the-American-Dream-Tyler-Cowen.html
- Apple Books: https://books.apple.com/us/audiobook/the-complacent-class-the-self-defeating-quest/id1643318330?itsct=books_box_link&itscg=30200&ls=1&at=1001l3bAw&ct=9natree
- eBay: https://www.ebay.com/sch/i.html?_nkw=The+Complacent+Class+The+Self+Defeating+Quest+for+the+American+Dream+Tyler+Cowen+&mkcid=1&mkrid=711-53200-19255-0&siteid=0&campid=5339060787&customid=9natree&toolid=10001&mkevt=1
- Shopee: https://asia.buys.trade/shopee_The-Complacent-Class-Tyler-Cowen.html
- Lazada: https://asia.buys.trade/lazada_The-Complacent-Class-Tyler-Cowen.html
- Tiktok: https://asia.buys.trade/tiktok_The-Complacent-Class-Tyler-Cowen.html
- Baca selengkapnya: https://indonesia.9natree.com/read/B01JGMCCCQ/
#MobilitasgeografisAmerika #Budayapencocokanalgoritmis #Stagnasiinovasifisik #Birokrasidanrisiko #Countersignalingelite #TheComplacentClass
The Complacent Class: The Self-Defeating Quest for the American Dream adalah buku ekonomi dan kritik sosial karya Tyler Cowen, ekonom Amerika yang mengamati perubahan perilaku masyarakat Amerika sejak akhir abad ke-20. Gagasan utamanya sederhana, tetapi jangkauannya luas. Amerika yang dahulu diasosiasikan dengan perpindahan, eksperimen, kewirausahaan, dan kesediaan menghadapi ketidakpastian, menurut Cowen, semakin memilih keadaan yang aman, terprediksi, dan nyaman. Ia menyebut kecenderungan ini sebagai munculnya kelas yang complacent, yaitu kelompok sosial yang menerima, menyambut, atau bahkan memperkuat penolakan terhadap hal yang baru, berbeda, dan menantang. Cowen tidak membatasi kelas ini pada orang kaya, melainkan melihatnya sebagai pola yang muncul di berbagai lapisan masyarakat. Dengan memadukan data mobilitas, pengamatan budaya, sejarah inovasi, dan analisis politik, buku ini menelusuri hubungan antara kenyamanan pribadi dengan stagnasi sosial. Tujuannya bukan sekadar mengecam kehidupan yang stabil, melainkan menjelaskan bagaimana pencarian keamanan yang berlebihan dapat mengurangi dinamisme yang dahulu menopang American Dream.