Show Notes
- Amazon USA Store: https://www.amazon.com/dp/B00CLX9BLI?tag=9natree-20
- Amazon Worldwide Store: https://global.buys.trade/The-Globalization-Paradox-Dani-Rodrik.html
- Apple Books: https://books.apple.com/us/audiobook/the-globalization-paradox-democracy-and-the/id643468522?itsct=books_box_link&itscg=30200&ls=1&at=1001l3bAw&ct=9natree
- eBay: https://www.ebay.com/sch/i.html?_nkw=The+Globalization+Paradox+Dani+Rodrik+&mkcid=1&mkrid=711-53200-19255-0&siteid=0&campid=5339060787&customid=9natree&toolid=10001&mkevt=1
- Shopee: https://asia.buys.trade/shopee_The-Globalization-Paradox-Dani-Rodrik.html
- Lazada: https://asia.buys.trade/lazada_The-Globalization-Paradox-Dani-Rodrik.html
- Tiktok: https://asia.buys.trade/tiktok_The-Globalization-Paradox-Dani-Rodrik.html
- Baca selengkapnya: https://indonesia.9natree.com/read/B00CLX9BLI/
#trilemapolitikdunia #smartglobalization #kedaulatannasional #demokrasidanpasarglobal #konsensusWashington #TheGlobalizationParadox
The Globalization Paradox: Democracy and the Future of the World Economy adalah buku nonfiksi karya Dani Rodrik yang membahas hubungan rumit antara globalisasi, demokrasi, dan kedaulatan nasional. Buku ini termasuk ekonomi politik internasional, tetapi ditulis dengan gaya yang mudah diikuti oleh pembaca umum. Tujuan utamanya adalah menjelaskan mengapa dorongan untuk menciptakan pasar dunia yang sepenuhnya terintegrasi sering berbenturan dengan kebutuhan masyarakat untuk mempertahankan pilihan politik, institusi demokratis, dan aturan nasional yang mereka anggap sah. Rodrik tidak menolak perdagangan internasional atau kerja sama lintas negara, tetapi ia mengkritik gagasan bahwa semua hambatan harus dihapus tanpa mempertimbangkan konsekuensi sosial dan politik. Melalui analisis sejarah, ekonomi, dan politik, ia menunjukkan bahwa globalisasi selalu memerlukan batas, dan bahwa kebijakan ekonomi yang baik harus memberi ruang bagi variasi nasional. Karena itu, buku ini penting bagi siapa pun yang ingin memahami mengapa debat tentang perdagangan bebas, arus modal, dan tata kelola global tetap relevan hingga sekarang.