Show Notes
- Amazon USA Store: https://www.amazon.com/dp/0812980042?tag=9natree-20
- Amazon Worldwide Store: https://global.buys.trade/The-Great-Inflation-and-Its-Aftermath-Robert-J-Samuelson.html
- Apple Books: https://books.apple.com/us/audiobook/capitalism-4-0-the-birth-of-a-new-economy/id1643344151?itsct=books_box_link&itscg=30200&ls=1&at=1001l3bAw&ct=9natree
- eBay: https://www.ebay.com/sch/i.html?_nkw=The+Great+Inflation+and+Its+Aftermath+Robert+J+Samuelson+&mkcid=1&mkrid=711-53200-19255-0&siteid=0&campid=5339060787&customid=9natree&toolid=10001&mkevt=1
- Shopee: https://asia.buys.trade/shopee_The-Great-Inflation-and-Its-Aftermath-Robert-J-Samuelson.html
- Lazada: https://asia.buys.trade/lazada_The-Great-Inflation-and-Its-Aftermath-Robert-J-Samuelson.html
- Tiktok: https://asia.buys.trade/tiktok_The-Great-Inflation-and-Its-Aftermath-Robert-J-Samuelson.html
- Baca selengkapnya: https://indonesia.9natree.com/read/0812980042/
#InflasiBesarAmerika #Stagflasi1970an #KontrolupahdanhargaNixon #DisinflasiPaulVolcker #Kredibilitaskebijakanmoneter #TheGreatInflationandItsAftermath
The Great Inflation and Its Aftermath adalah karya sejarah ekonomi dan analisis kebijakan publik oleh Robert J. Samuelson. Buku ini membahas kenaikan inflasi Amerika Serikat yang berlangsung dari pertengahan 1960-an hingga awal 1980-an, lalu menelusuri dampaknya terhadap cara warga, politisi, dan pembuat kebijakan memandang kemakmuran. Samuelson tidak memperlakukan inflasi sebagai sekadar perubahan angka harga. Ia melihatnya sebagai akibat dari keputusan politik, gagasan ekonomi yang keliru, dan keyakinan berlebihan bahwa pemerintah dapat terus memperluas kesejahteraan tanpa biaya yang berat. Pembahasannya bergerak dari ambisi mempertahankan pekerjaan tinggi dan membiayai program domestik serta perang, menuju inflasi kronis dan stagnasi ekonomi pada 1970-an. Buku ini juga menjelaskan disinflasi keras pada era Paul Volcker dan Ronald Reagan, serta menghubungkan keberhasilan berikutnya dengan rasa aman berlebihan yang berkembang sebelum krisis keuangan 2008. Dengan gaya jurnalistik yang argumentatif, Samuelson menawarkan sejarah yang sekaligus menjadi peringatan tentang keterbatasan keahlian ekonomi dan janji kebijakan yang terlalu optimistis.