Show Notes
- Amazon USA Store: https://www.amazon.com/dp/B0012FK22S?tag=9natree-20
- Amazon Worldwide Store: https://global.buys.trade/The-Inner-Game-of-Tennis-W-Timothy-Gallwey.html
- Apple Books: https://books.apple.com/us/audiobook/the-inner-game-of-tennis-the-classic-guide-to/id1418798865?itsct=books_box_link&itscg=30200&ls=1&at=1001l3bAw&ct=9natree
- eBay: https://www.ebay.com/sch/i.html?_nkw=The+Inner+Game+of+Tennis+W+Timothy+Gallwey+&mkcid=1&mkrid=711-53200-19255-0&siteid=0&campid=5339060787&customid=9natree&toolid=10001&mkevt=1
- Shopee: https://asia.buys.trade/shopee_The-Inner-Game-of-Tennis-W-Timothy-Gallwey.html
- Lazada: https://asia.buys.trade/lazada_The-Inner-Game-of-Tennis-W-Timothy-Gallwey.html
- Tiktok: https://asia.buys.trade/tiktok_The-Inner-Game-of-Tennis-W-Timothy-Gallwey.html
- Baca selengkapnya: https://indonesia.9natree.com/read/B0012FK22S/
#Permainanbatin #Self1danSelf2 #Potensidikurangigangguan #Kesadarantanpamenghakimi #Konsentrasirileks #TheInnerGameofTennis
The Inner Game of Tennis karya W. Timothy Gallwey adalah buku psikologi performa dan panduan pembelajaran keterampilan yang memakai tenis sebagai medan utamanya. Pertama kali terbit pada dekade 1970 an, buku ini menantang anggapan bahwa peningkatan permainan terutama datang dari semakin banyaknya instruksi teknis. Gallwey berpendapat bahwa seorang pemain juga menjalani permainan batin, yaitu pergulatan melawan rasa ragu, ketegangan, penilaian diri, dan pikiran yang terlalu mengontrol gerakan. Tujuan bukunya bukan menggantikan latihan teknik tenis, melainkan menjelaskan cara mengurangi gangguan mental agar kemampuan yang telah dimiliki dapat muncul lebih bebas. Melalui contoh latihan di lapangan, ia mengajak pembaca mengamati bola, tubuh, dan hasil pukulan secara saksama tanpa segera memberi label baik atau buruk. Pendekatan ini kemudian berpengaruh jauh di luar olahraga, terutama dalam coaching, pekerjaan, musik, dan pembelajaran. Intinya, Gallwey menawarkan cara berlatih yang menempatkan perhatian, kepercayaan pada tubuh, dan kesadaran nonmenghakimi sebagai fondasi performa puncak.