Show Notes
- Amazon USA Store: https://www.amazon.com/dp/0062851829?tag=9natree-20
- Amazon Worldwide Store: https://global.buys.trade/The-Prosperity-Paradox%3A-How-Innovation-Can-Lift-Nations-Out-of-Poverty-Clayton-M-Christensen.html
- Apple Books: https://books.apple.com/us/audiobook/the-prosperity-paradox/id1447895847?itsct=books_box_link&itscg=30200&ls=1&at=1001l3bAw&ct=9natree
- eBay: https://www.ebay.com/sch/i.html?_nkw=The+Prosperity+Paradox+How+Innovation+Can+Lift+Nations+Out+of+Poverty+Clayton+M+Christensen+&mkcid=1&mkrid=711-53200-19255-0&siteid=0&campid=5339060787&customid=9natree&toolid=10001&mkevt=1
- Shopee: https://asia.buys.trade/shopee_The-Prosperity-Paradox-Clayton-M-Christensen.html
- Lazada: https://asia.buys.trade/lazada_The-Prosperity-Paradox-Clayton-M-Christensen.html
- Tiktok: https://asia.buys.trade/tiktok_The-Prosperity-Paradox-Clayton-M-Christensen.html
- Baca selengkapnya: https://indonesia.9natree.com/read/0062851829/
#inovasipenciptapasar #nonkonsumen #pendekatantarik #inovasiefisiensi #proseskemakmuran #TheProsperityParadox
The Prosperity Paradox adalah buku bisnis dan pembangunan ekonomi karya Clayton M. Christensen, bersama Efosa Ojomo dan Karen Dillon. Buku ini membahas pertanyaan yang sulit tetapi penting, mengapa bantuan, proyek infrastruktur, reformasi kelembagaan, dan investasi pembangunan yang berniat baik sering tidak menghasilkan kemakmuran yang bertahan lama. Jawaban penulis tidak berhenti pada kritik terhadap bantuan. Mereka menawarkan kerangka alternatif, yaitu inovasi pencipta pasar. Menurut kerangka ini, kemakmuran tumbuh ketika pelaku usaha membuat produk atau layanan yang sebelumnya rumit dan mahal menjadi cukup sederhana serta terjangkau bagi banyak orang yang belum bisa mengaksesnya. Kelompok itu disebut nonkonsumen. Buku ini memakai sejarah industrialisasi Amerika dan contoh dari berbagai negara untuk menunjukkan bahwa penciptaan pasar dapat memunculkan pekerjaan, kemampuan distribusi, infrastruktur, dan institusi secara bertahap. Tujuannya bukan memberi resep cepat untuk menghapus kemiskinan, melainkan mengalihkan perhatian dari pembagian sumber daya menuju pemecahan masalah nyata yang dihadapi masyarakat sehari hari.