Show Notes
- Amazon USA Store: https://www.amazon.com/dp/B00TUZHHHK?tag=9natree-20
- Amazon Worldwide Store: https://global.buys.trade/The-Protestant-Ethic-and-the-Spirit-of-Capitalism-Max-Weber.html
- Apple Books: https://books.apple.com/us/audiobook/the-protestant-ethic-and-the-spirit-of-capitalism/id1674651323?itsct=books_box_link&itscg=30200&ls=1&at=1001l3bAw&ct=9natree
- eBay: https://www.ebay.com/sch/i.html?_nkw=The+Protestant+Ethic+and+the+Spirit+of+Capitalism+Max+Weber+&mkcid=1&mkrid=711-53200-19255-0&siteid=0&campid=5339060787&customid=9natree&toolid=10001&mkevt=1
- Shopee: https://asia.buys.trade/shopee_The-Protestant-Ethic-and-the-Spirit-of-Capitalism-Max-Weber.html
- Lazada: https://asia.buys.trade/lazada_The-Protestant-Ethic-and-the-Spirit-of-Capitalism-Max-Weber.html
- Tiktok: https://asia.buys.trade/tiktok_The-Protestant-Ethic-and-the-Spirit-of-Capitalism-Max-Weber.html
- Baca selengkapnya: https://indonesia.9natree.com/read/B00TUZHHHK/
#EtikaProtestanasketis #Semangatkapitalisme #PanggilanhidupBeruf #PredestinasiCalvinis #Kandangbesirasionalisasi #TheProtestantEthicandtheSpiritofCapitalism
The Protestant Ethic and the Spirit of Capitalism adalah karya klasik sosiologi karya Max Weber, yang mula mula terbit sebagai esai pada 1904 dan 1905, lalu hadir dalam versi revisi. Buku ini bukan sejarah ekonomi yang menyatakan bahwa kapitalisme diciptakan hanya oleh agama Protestan. Tujuan Weber lebih khusus, yaitu meneliti bagaimana keyakinan keagamaan tertentu dapat membentuk kebiasaan, penilaian moral, dan cara orang menjalankan kegiatan ekonomi. Ia berangkat dari pertanyaan mengapa kapitalisme modern, yang terorganisasi secara rasional dan berorientasi pada perolehan laba berkelanjutan, berkembang kuat di Barat. Fokus utamanya adalah Protestanisme asketis, terutama Calvinisme, Puritanisme, Pietisme, dan kelompok Baptis tertentu. Weber menjelaskan hubungan antara gagasan panggilan hidup, disiplin diri, penolakan kemewahan, dan penggunaan laba untuk usaha produktif. Dengan memadukan sejarah agama, analisis budaya, dan teori sosial, buku ini menunjukkan bahwa ide bukan sekadar pantulan kondisi ekonomi. Ide juga dapat menjadi salah satu kekuatan yang mengarahkan perubahan sosial.