Show Notes
- Amazon USA Store: https://www.amazon.com/dp/0425238369?tag=9natree-20
- Amazon Worldwide Store: https://global.buys.trade/The-Soloist-Steve-Lopez.html
- Apple Books: https://books.apple.com/us/audiobook/the-soloist-a-lost-dream-an-unlikely/id1646101605?itsct=books_box_link&itscg=30200&ls=1&at=1001l3bAw&ct=9natree
- eBay: https://www.ebay.com/sch/i.html?_nkw=The+Soloist+Steve+Lopez+&mkcid=1&mkrid=711-53200-19255-0&siteid=0&campid=5339060787&customid=9natree&toolid=10001&mkevt=1
- Shopee: https://asia.buys.trade/shopee_The-Soloist-Steve-Lopez.html
- Lazada: https://asia.buys.trade/lazada_The-Soloist-Steve-Lopez.html
- Tiktok: https://asia.buys.trade/tiktok_The-Soloist-Steve-Lopez.html
- Baca selengkapnya: https://indonesia.9natree.com/read/0425238369/
#NathanielAyers #MusikklasikdanJuilliard #Skizofreniadantunawisma #Etikabantuanpersonal #JurnalismeSteveLopez #TheSoloist
The Soloist karya Steve Lopez adalah nonfiksi naratif yang mengikuti pertemuan seorang kolumnis Los Angeles Times dengan Nathaniel Ayers, musisi jalanan yang hidup tanpa rumah di Los Angeles. Lopez pertama kali melihat Ayers memainkan biola dengan hanya beberapa senar, lalu mengetahui bahwa ia pernah belajar kontrabas di Juilliard. Penemuan itu mendorong Lopez menulis kolom tentang dirinya, sekaligus membangun hubungan yang tidak sederhana dengan seorang pria yang hidup dengan gangguan skizofrenia. Buku ini bukan kisah perubahan ajaib, dan bukan pula biografi musik biasa. Lopez memakai sudut pandang orang pertama untuk menelusuri batas antara kepedulian, profesi jurnalistik, persahabatan, penyakit jiwa, kemiskinan, dan martabat pribadi. Musik menjadi pusat cerita karena bagi Ayers, musik bukan sekadar bakat masa lalu, melainkan cara mempertahankan identitas ketika hidupnya tercerai-berai. Tujuan buku ini adalah memperlihatkan manusia di balik persoalan tunawisma dan kesehatan mental, sambil mempertanyakan seberapa jauh seseorang dapat, atau seharusnya, menyelamatkan orang lain.