Show Notes
- Amazon USA Store: https://www.amazon.com/dp/068483183X?tag=9natree-20
- Amazon Worldwide Store: https://global.buys.trade/Touched-with-Fire-Kay-Redfield-Jamison.html
- Apple Books: https://books.apple.com/us/audiobook/touched-with-fire-based-on-the-true-story-of/id1183959588?itsct=books_box_link&itscg=30200&ls=1&at=1001l3bAw&ct=9natree
- eBay: https://www.ebay.com/sch/i.html?_nkw=Touched+with+Fire+Kay+Redfield+Jamison+&mkcid=1&mkrid=711-53200-19255-0&siteid=0&campid=5339060787&customid=9natree&toolid=10001&mkevt=1
- Shopee: https://asia.buys.trade/shopee_Touched-with-Fire-Kay-Redfield-Jamison.html
- Lazada: https://asia.buys.trade/lazada_Touched-with-Fire-Kay-Redfield-Jamison.html
- Tiktok: https://asia.buys.trade/tiktok_Touched-with-Fire-Kay-Redfield-Jamison.html
- Baca selengkapnya: https://indonesia.9natree.com/read/068483183X/
#Gangguanmanikdepresif #Temperamenartistik #Hipomaniadankreativitas #Riwayatkeluargabipolar #Perawatantanparomantisasipenderitaan #TouchedwithFire
Touched with Fire: Manic-Depressive Illness and the Artistic Temperament adalah karya nonfiksi psikologi dan sejarah budaya oleh Kay Redfield Jamison, seorang psikolog klinis yang dikenal atas penelitiannya tentang gangguan bipolar. Buku ini menelaah hubungan yang rumit antara kreativitas artistik dan penyakit manik depresif, istilah yang digunakan Jamison untuk gangguan bipolar. Tujuannya bukan menyatakan bahwa semua seniman mengalami gangguan jiwa, atau bahwa penyakit otomatis melahirkan karya besar. Sebaliknya, Jamison berargumen bahwa temperamen artistik dan temperamen manik depresif memiliki sejumlah ciri yang saling bertumpang tindih, dan bahwa gangguan ini muncul secara tidak proporsional di kalangan tertentu yang kreatif. Dengan memadukan kajian klinis, riwayat keluarga, surat, catatan biografis, serta pembacaan atas kehidupan seniman dan penulis seperti Lord Byron, Vincent van Gogh, dan Virginia Woolf, ia menguji gagasan lama tentang seni dan kegilaan. Buku ini juga menghadapi persoalan etis yang penting, yaitu bagaimana merawat penderitaan berat tanpa secara simplistis memandang pengobatan sebagai musuh inspirasi.