Show Notes
- Amazon USA Store: https://www.amazon.com/dp/1401973736?tag=9natree-20
- Amazon Worldwide Store: https://global.buys.trade/Traffic-Secrets-Russell-Brunson.html
- Apple Books: https://books.apple.com/us/audiobook/traffic-secrets-the-underground-playbook-for-filling/id1754975511?itsct=books_box_link&itscg=30200&ls=1&at=1001l3bAw&ct=9natree
- eBay: https://www.ebay.com/sch/i.html?_nkw=Traffic+Secrets+Russell+Brunson+&mkcid=1&mkrid=711-53200-19255-0&siteid=0&campid=5339060787&customid=9natree&toolid=10001&mkevt=1
- Shopee: https://asia.buys.trade/shopee_Traffic-Secrets-Russell-Brunson.html
- Lazada: https://asia.buys.trade/lazada_Traffic-Secrets-Russell-Brunson.html
- Tiktok: https://asia.buys.trade/tiktok_Traffic-Secrets-Russell-Brunson.html
- Baca selengkapnya: https://indonesia.9natree.com/read/1401973736/
#Dreamcustomer #Dream100 #EvergreenTrafficPlaybook #Hookspemasaran #Retargetingfunnel #TrafficSecrets
Traffic Secrets karya Russell Brunson adalah buku pemasaran digital dan akuisisi pelanggan yang membahas cara mendatangkan pengunjung yang tepat ke situs web dan sales funnel. Buku ini melengkapi DotCom Secrets, yang berfokus pada struktur funnel, serta Expert Secrets, yang banyak membahas penawaran, pesan, dan pembangunan audiens. Fokus utamanya bukan sekadar menaikkan jumlah klik, melainkan menemukan orang yang paling mungkin membutuhkan penawaran bisnis. Brunson menyebut mereka sebagai dream customers. Melalui kerangka Evergreen Traffic Playbook, ia menggabungkan prinsip pemasaran langsung dengan saluran digital, seperti konten, mesin pencari, media sosial, email, iklan berbayar, podcast, afiliasi, dan retargeting. Pendekatannya menekankan bahwa lalu lintas yang stabil tidak biasanya muncul karena satu trik atau satu platform. Bisnis perlu memahami audiens, mengetahui tempat perhatian mereka sudah terkumpul, membuat pesan yang menarik, lalu mengarahkan mereka ke proses konversi yang relevan. Dengan demikian, buku ini berfungsi sebagai panduan operasional bagi pemilik bisnis online yang ingin membangun sistem distribusi, bukan hanya mengandalkan publikasi konten secara acak.