Show Notes
- Amazon USA Store: https://www.amazon.com/dp/1541602951?tag=9natree-20
- Amazon Worldwide Store: https://global.buys.trade/Trauma-and-Recovery-Judith-Lewis-Herman-MD.html
- Apple Books: https://books.apple.com/us/audiobook/trauma-and-recovery/id1488203640?itsct=books_box_link&itscg=30200&ls=1&at=1001l3bAw&ct=9natree
- eBay: https://www.ebay.com/sch/i.html?_nkw=Trauma+and+Recovery+Judith+Lewis+Herman+MD+&mkcid=1&mkrid=711-53200-19255-0&siteid=0&campid=5339060787&customid=9natree&toolid=10001&mkevt=1
- Shopee: https://asia.buys.trade/shopee_Trauma-and-Recovery-Judith-Lewis-Herman-MD.html
- Lazada: https://asia.buys.trade/lazada_Trauma-and-Recovery-Judith-Lewis-Herman-MD.html
- Tiktok: https://asia.buys.trade/tiktok_Trauma-and-Recovery-Judith-Lewis-Herman-MD.html
- Baca selengkapnya: https://indonesia.9natree.com/read/1541602951/
#traumakompleks #keselamatandalampemulihan #ingatandanperkabungan #kekerasandomestiksebagaipenawanan #kontekssosialpolitiktrauma #TraumaandRecovery
Trauma and Recovery karya psikiater Judith Lewis Herman adalah buku nonfiksi klasik dalam kajian trauma, pertama kali terbit pada 1992 dan masih berpengaruh besar dalam psikologi serta psikiatri. Buku ini membahas dampak kekerasan yang dilakukan manusia, mulai dari kekerasan domestik, pelecehan seksual terhadap anak, pemerkosaan, hingga pengalaman perang dan teror politik. Tujuan Herman bukan sekadar menjelaskan gejala trauma pada individu. Ia menunjukkan bahwa trauma selalu berkaitan dengan relasi kuasa, kondisi sosial, dan keputusan politik yang menentukan apakah pengalaman korban diakui atau justru dibungkam. Dengan menghubungkan apa yang sering dianggap sebagai penderitaan pribadi dengan kekerasan publik, Herman menawarkan kerangka yang lebih luas untuk memahami pemulihan. Ia juga merumuskan tiga tahap pemulihan yang terkenal, yaitu membangun rasa aman, mengingat dan berkabung, lalu membangun kembali hubungan dengan kehidupan biasa. Buku ini memadukan sejarah psikiatri, penelitian klinis, kesaksian penyintas, dan analisis sosial secara tajam namun tetap berorientasi pada pengalaman korban.