Show Notes
- Amazon USA Store: https://www.amazon.com/dp/0393707598?tag=9natree-20
- Amazon Worldwide Store: https://global.buys.trade/Treating-Trauma-Related-Dissociation-Kathy-Steele.html
- Apple Books: https://books.apple.com/us/audiobook/trauma-focused-act-a-practitioners-guide-to-working/id1882527354?itsct=books_box_link&itscg=30200&ls=1&at=1001l3bAw&ct=9natree
- eBay: https://www.ebay.com/sch/i.html?_nkw=Treating+Trauma+Related+Dissociation+Kathy+Steele+&mkcid=1&mkrid=711-53200-19255-0&siteid=0&campid=5339060787&customid=9natree&toolid=10001&mkevt=1
- Shopee: https://asia.buys.trade/shopee_Treating-Trauma-Related-Dissociation-Kathy-Steele.html
- Lazada: https://asia.buys.trade/lazada_Treating-Trauma-Related-Dissociation-Kathy-Steele.html
- Tiktok: https://asia.buys.trade/tiktok_Treating-Trauma-Related-Dissociation-Kathy-Steele.html
- Baca selengkapnya: https://indonesia.9natree.com/read/0393707598/
#disosiasiterkaittrauma #terapibertahap #bagiandisosiatif #keterikatantidakteratur #integrasimemoritraumatis #TreatingTraumaRelatedDissociation
Treating Trauma Related Dissociation karya Kathy Steele, Suzette Boon, dan Onno van der Hart adalah buku panduan klinis tentang penanganan disosiasi yang berkaitan dengan trauma. Buku ini ditujukan terutama bagi psikoterapis dan tenaga kesehatan mental yang bekerja dengan pasien berdisosiasi berat, termasuk orang dengan trauma kompleks dan gangguan disosiatif. Fokusnya bukan pada satu teknik tunggal, melainkan pada kerangka integratif yang menggabungkan teori keterikatan, neurobiologi, psikologi evolusioner, serta studi trauma. Para penulis memandang disosiasi sebagai respons adaptif yang pernah membantu seseorang bertahan, tetapi kemudian dapat menghambat kehidupan sehari hari dan hubungan. Karena itu, tujuan terapi bukan memaksa pasien segera mengingat trauma atau menghapus bagian bagian diri. Tujuannya adalah membangun keselamatan, kerja sama internal, kapasitas regulasi emosi, dan integrasi yang bertahap. Dengan contoh klinis dan penjelasan praktis, buku ini juga menekankan bahwa kualitas kehadiran terapis, batas yang konsisten, dan hubungan yang kolaboratif sama pentingnya dengan intervensi yang digunakan.