Show Notes
- Amazon USA Store: https://www.amazon.com/dp/B01MXDBTWM?tag=9natree-20
- Amazon Worldwide Store: https://global.buys.trade/Utopia-for-Realists%3A-How-We-Can-Build-the-Ideal-World-Rutger-Bregman.html
- Apple Books: https://books.apple.com/us/audiobook/utopia-for-realists/id1454835063?itsct=books_box_link&itscg=30200&ls=1&at=1001l3bAw&ct=9natree
- eBay: https://www.ebay.com/sch/i.html?_nkw=Utopia+for+Realists+How+We+Can+Build+the+Ideal+World+Rutger+Bregman+&mkcid=1&mkrid=711-53200-19255-0&siteid=0&campid=5339060787&customid=9natree&toolid=10001&mkevt=1
- Shopee: https://asia.buys.trade/shopee_Utopia-for-Realists-Rutger-Bregman.html
- Lazada: https://asia.buys.trade/lazada_Utopia-for-Realists-Rutger-Bregman.html
- Tiktok: https://asia.buys.trade/tiktok_Utopia-for-Realists-Rutger-Bregman.html
- Baca selengkapnya: https://indonesia.9natree.com/read/B01MXDBTWM/
#Pendapatandasaruniversal #EksperimenMincome #Minggukerjalimabelasjam #Perbatasanterbuka #Kebebasansubstantif #UtopiaforRealists
Utopia for Realists: How We Can Build the Ideal World karya Rutger Bregman adalah buku nonfiksi populer tentang ekonomi, kebijakan sosial, dan imajinasi politik. Bregman, sejarawan asal Belanda, memulai dari sebuah paradoks, dunia modern jauh lebih makmur daripada masa lalu, tetapi kemiskinan, ketimpangan, pekerjaan yang melelahkan, dan kecemasan ekonomi tetap luas. Tujuan bukunya bukan menawarkan ramalan masa depan, melainkan menguji gagasan yang sering dianggap mustahil dengan bukti sejarah, penelitian, dan contoh kebijakan. Tiga usulan utamanya adalah pendapatan dasar universal tanpa syarat, minggu kerja lima belas jam, dan perbatasan yang lebih terbuka. Melalui ketiganya, ia mempertanyakan asumsi bahwa bantuan harus selalu disertai pengawasan ketat, bahwa kerja panjang selalu produktif, dan bahwa tempat lahir pantas menentukan peluang hidup seseorang. Buku ini berada di antara polemik kebijakan dan sejarah gagasan. Nadanya sengaja optimistis, namun Bregman berusaha menunjukkan bahwa banyak kemajuan sosial, yang kini terasa wajar, dahulu juga pernah dicap sebagai utopia.