Show Notes
- Amazon USA Store: https://www.amazon.com/dp/1541644271?tag=9natree-20
- Amazon Worldwide Store: https://global.buys.trade/Why-Cities-Lose%3A-The-Deep-Roots-of-the-Urban-Rural-Political-Divide-Jonathan-A-Rodden.html
- Apple Books: https://books.apple.com/us/audiobook/why-cities-lose-the-deep-roots-of-the-urban/id1642648595?itsct=books_box_link&itscg=30200&ls=1&at=1001l3bAw&ct=9natree
- eBay: https://www.ebay.com/sch/i.html?_nkw=Why+Cities+Lose+The+Deep+Roots+of+the+Urban+Rural+Political+Divide+Jonathan+A+Rodden+&mkcid=1&mkrid=711-53200-19255-0&siteid=0&campid=5339060787&customid=9natree&toolid=10001&mkevt=1
- Shopee: https://asia.buys.trade/shopee_Why-Cities-Lose-Jonathan-A-Rodden.html
- Lazada: https://asia.buys.trade/lazada_Why-Cities-Lose-Jonathan-A-Rodden.html
- Tiktok: https://asia.buys.trade/tiktok_Why-Cities-Lose-Jonathan-A-Rodden.html
- Baca selengkapnya: https://indonesia.9natree.com/read/1541644271/
#konsentrasipemilihperkotaan #distrikpemenangtunggal #dilemaelektoralkiri #kesenjangankotadandesa #perwakilanproporsional #WhyCitiesLose
Why Cities Lose karya Jonathan A. Rodden adalah buku nonfiksi ilmu politik yang membahas akar geografis dari jurang politik antara kota, pinggiran kota, dan wilayah pedesaan. Rodden berangkat dari pertanyaan yang tampak paradoks, mengapa Demokrat dapat memenangkan suara populer atau jabatan tingkat negara bagian di sejumlah wilayah, tetapi tetap gagal menguasai banyak badan legislatif. Ia menolak penjelasan tunggal yang hanya menunjuk pada gerrymandering atau pembatasan hak pilih. Menurutnya, masalah yang lebih mendasar adalah persebaran pemilih secara geografis, lalu cara sistem pemilu distrik pemenang tunggal mengubah persebaran itu menjadi keuntungan kursi bagi pihak tertentu. Dengan data historis dan perbandingan lintas negara Barat, Rodden menelusuri bagaimana basis kiri semakin terkonsentrasi di kota-kota besar. Buku ini bertujuan menjelaskan mengapa konsentrasi tersebut membuat suara perkotaan sering kurang efektif diterjemahkan menjadi kekuasaan legislatif, serta mengapa reformasi kelembagaan perlu dipertimbangkan dalam perdebatan tentang representasi demokratis.