Show Notes
- Amazon USA Store: https://www.amazon.com/dp/0300240023?tag=9natree-20
- Amazon Worldwide Store: https://global.buys.trade/Why-Liberalism-Failed-Patrick-J-Deneen.html
- Apple Books: https://books.apple.com/us/audiobook/why-liberalism-failed-unabridged/id1365114352?itsct=books_box_link&itscg=30200&ls=1&at=1001l3bAw&ct=9natree
- eBay: https://www.ebay.com/sch/i.html?_nkw=Why+Liberalism+Failed+Patrick+J+Deneen+&mkcid=1&mkrid=711-53200-19255-0&siteid=0&campid=5339060787&customid=9natree&toolid=10001&mkevt=1
- Shopee: https://asia.buys.trade/shopee_Why-Liberalism-Failed-Patrick-J-Deneen.html
- Lazada: https://asia.buys.trade/lazada_Why-Liberalism-Failed-Patrick-J-Deneen.html
- Tiktok: https://asia.buys.trade/tiktok_Why-Liberalism-Failed-Patrick-J-Deneen.html
- Baca selengkapnya: https://indonesia.9natree.com/read/0300240023/
#kegagalanakibatkeberhasilanliberalisme #otonomiindividu #atomisasisosial #negaraadministratif #kebaikanbersama #WhyLiberalismFailed
Why Liberalism Failed adalah karya filsafat politik dan kritik budaya karya Patrick J. Deneen, profesor ilmu politik di Universitas Notre Dame. Buku ini membahas liberalisme dalam arti luas, bukan hanya liberalisme progresif yang lazim dikaitkan dengan kubu kiri di Amerika, melainkan juga liberalisme klasik atau libertarian yang menekankan pasar dan negara terbatas. Deneen berpendapat bahwa liberalisme gagal justru karena ia berhasil menjalankan prinsip-prinsip dasarnya secara semakin menyeluruh. Menurutnya, janji tentang kebebasan individu, kesetaraan hak, dan pemerintahan berdasarkan persetujuan telah menghasilkan dampak yang berlawanan, seperti keterasingan sosial, ketimpangan ekonomi, melemahnya komunitas, serta tumbuhnya negara birokratis yang kuat. Buku ini bukan panduan kebijakan praktis, melainkan diagnosis mendasar terhadap asumsi moral, politik, dan budaya yang membentuk demokrasi liberal modern. Deneen mengajak pembaca melihat liberalisme sebagai ideologi historis, bukan sebagai keadaan alami atau tujuan akhir kehidupan politik. Karena itu, buku ini terutama menguji hubungan antara otonomi pribadi, kewajiban bersama, tradisi, dan kebaikan bersama.