Show Notes
- Amazon USA Store: https://www.amazon.com/dp/B00M0VIOBO?tag=9natree-20
- Amazon Worldwide Store: https://global.buys.trade/Worthy-of-Her-Trust-Stephen-Arterburn.html
- Apple Books: https://books.apple.com/us/audiobook/worthy-of-her-trust-what-you-need-to-do-to-rebuild/id1643432464?itsct=books_box_link&itscg=30200&ls=1&at=1001l3bAw&ct=9natree
- eBay: https://www.ebay.com/sch/i.html?_nkw=Worthy+of+Her+Trust+Stephen+Arterburn+&mkcid=1&mkrid=711-53200-19255-0&siteid=0&campid=5339060787&customid=9natree&toolid=10001&mkevt=1
- Shopee: https://asia.buys.trade/shopee_Worthy-of-Her-Trust-Stephen-Arterburn.html
- Lazada: https://asia.buys.trade/lazada_Worthy-of-Her-Trust-Stephen-Arterburn.html
- Tiktok: https://asia.buys.trade/tiktok_Worthy-of-Her-Trust-Stephen-Arterburn.html
- Baca selengkapnya: https://indonesia.9natree.com/read/B00M0VIOBO/
#transparansiproaktif #akuntabilitasseksual #AmendsMatrix #panggilanlimamenit #restitusipernikahan #WorthyofHerTrust
Worthy of Her Trust adalah buku pengembangan relasi bernuansa Kristen yang membahas pemulihan pernikahan setelah pengkhianatan seksual, termasuk penggunaan pornografi, perselingkuhan, dan pola penipuan yang menyertainya. Ditulis oleh Stephen Arterburn bersama Jason B. Martinkus, buku ini terutama diarahkan kepada suami yang ingin memulihkan integritas seksual dan, melalui tindakan nyata, kembali layak dipercaya oleh istrinya. Martinkus memadukan pengalaman pribadinya dalam memperbaiki pernikahan dengan pendekatan konseling, sementara Arterburn memberi ulasan serta konteks pastoral di berbagai bagian buku. Fokusnya bukan strategi cepat untuk mendapatkan pasangan kembali, melainkan proses perubahan karakter yang dapat diamati. Kerangka utamanya bergerak dari membongkar mitos tentang pemulihan ke penerapan transparansi, akuntabilitas, restitusi, dan kebiasaan harian pembangun kepercayaan. Buku ini juga memasukkan sudut pandang Shelley Martinkus, sehingga luka dan kebutuhan pasangan yang dikhianati tidak sepenuhnya diabaikan. Secara keseluruhan, tujuannya adalah menjelaskan bahwa kepercayaan tidak pulih karena janji atau berlalunya waktu, tetapi karena kejujuran yang konsisten dan pertobatan yang terwujud dalam perilaku.