Show Notes
- Amazon USA Store: https://www.amazon.com/dp/1683643623?tag=9natree-20
- Amazon Worldwide Store: https://global.buys.trade/You-Are-the-One-You%26%23039%3Bve-Been-Waiting-For-Richard-C-Schwartz-PhD.html
- Apple Books: https://books.apple.com/us/audiobook/before-you-split-find-what-you-really-want-for-the/id1540895850?itsct=books_box_link&itscg=30200&ls=1&at=1001l3bAw&ct=9natree
- eBay: https://www.ebay.com/sch/i.html?_nkw=You+Are+the+One+You+039+ve+Been+Waiting+For+Richard+C+Schwartz+PhD+&mkcid=1&mkrid=711-53200-19255-0&siteid=0&campid=5339060787&customid=9natree&toolid=10001&mkevt=1
- Shopee: https://asia.buys.trade/shopee_You-Are-the-One-You%27ve-Been-Waiting-For-Richard-C-Schwartz-PhD.html
- Lazada: https://asia.buys.trade/lazada_You-Are-the-One-You%27ve-Been-Waiting-For-Richard-C-Schwartz-PhD.html
- Tiktok: https://asia.buys.trade/tiktok_You-Are-the-One-You%27ve-Been-Waiting-For-Richard-C-Schwartz-PhD.html
- Baca selengkapnya: https://indonesia.9natree.com/read/1683643623/
#KepemimpinanSelf #Bagianmanajer,pengasingan,danpemadamkebakaran #TigaProyekdalamhubungan #CourageousLove #Pengasuhutamabagibagianterluka #YouAretheOneYou039veBeenWaitingFor
You Are the One You’ve Been Waiting For adalah buku psikologi relasi karya Richard C. Schwartz, pencipta pendekatan Internal Family Systems, atau IFS. Buku ini membahas hubungan intim, terutama hubungan romantis, melalui gagasan bahwa konflik pasangan tidak semata mata disebabkan oleh komunikasi yang buruk atau pasangan yang kurang memenuhi kebutuhan kita. Menurut Schwartz, banyak ketegangan muncul ketika seseorang tanpa sadar meminta pasangannya merawat luka, ketakutan, dan kebutuhan emosional yang sebenarnya perlu lebih dulu dihadapi di dalam diri. IFS memandang jiwa manusia memiliki banyak bagian, dengan peran dan dorongan yang berbeda, serta memiliki Self, yaitu pusat kesadaran yang tenang, jernih, dan penuh welas asih. Tujuan buku ini bukan mengajarkan pembaca untuk menjadi mandiri secara dingin atau menolak kebutuhan akan kedekatan. Sebaliknya, Schwartz menawarkan cara membangun cinta yang lebih berani, ketika dua orang mampu memimpin dirinya sendiri dari Self, lalu saling mendukung tanpa menjadikan pasangan sebagai penyelamat utama.