Show Notes
- Amazon USA Store: https://www.amazon.com/dp/0310352460?tag=9natree-20
- Amazon Worldwide Store: https://global.buys.trade/Breaking-Free-from-Body-Shame%3A-Dare-to-Reclaim-What-God-Has-Named-Good-Jess-Connolly.html
- Apple Books: https://books.apple.com/us/audiobook/summary-discussions-of-breaking-free-from-body-shame/id1588248494?itsct=books_box_link&itscg=30200&ls=1&at=1001l3bAw&ct=9natree
- eBay: https://www.ebay.com/sch/i.html?_nkw=Breaking+Free+from+Body+Shame+Dare+to+Reclaim+What+God+Has+Named+Good+Jess+Connolly+&mkcid=1&mkrid=711-53200-19255-0&siteid=0&campid=5339060787&customid=9natree&toolid=10001&mkevt=1
- Shopee: https://asia.buys.trade/shopee_Breaking-Free-from-Body-Shame-Jess-Connolly.html
- Lazada: https://asia.buys.trade/lazada_Breaking-Free-from-Body-Shame-Jess-Connolly.html
- Tiktok: https://asia.buys.trade/tiktok_Breaking-Free-from-Body-Shame-Jess-Connolly.html
- Baca selengkapnya: https://indonesia.9natree.com/read/0310352460/
#Rasamalutubuhsebagaiisurohani #Tubuhbukanproyekperbaikan #Tubuhbukanukurankesalehan #KebaikantubuhsebagaiciptaanAllah #Pemulihandarilabeldanlukatubuh #BreakingFreefromBodyShame
Breaking Free from Body Shame: Dare to Reclaim What God Has Named Good karya Jess Connolly adalah buku nonfiksi Kristen yang membahas rasa malu terhadap tubuh, khususnya dalam pengalaman banyak perempuan. Buku ini berangkat dari kesenjangan yang sering terjadi, seseorang mungkin memahami secara intelektual bahwa ia diciptakan menurut gambar Allah, tetapi tetap memandang tubuhnya dengan kecewa, takut, atau jijik. Connolly menempatkan persoalan ini bukan sebagai isu dangkal tentang penampilan, melainkan sebagai persoalan rohani yang berkaitan dengan keyakinan tentang penciptaan, nilai diri, dan relasi dengan Allah. Tujuannya bukan memberi pujian kosong atau menetapkan standar baru tentang mencintai tubuh. Sebaliknya, ia mengajak pembaca menilai ulang narasi budaya, keluarga, dan batin yang menyebut tubuh tertentu kurang layak. Dengan landasan bahwa Allah menyebut ciptaan-Nya baik, buku ini menawarkan kerangka untuk mengenali kebohongan, menerima pemulihan dari luka, serta memperlakukan tubuh dengan martabat. Pendekatannya memadukan pengajaran Alkitab, refleksi pribadi, dan ajakan untuk mengubah percakapan tentang tubuh di ruang pribadi maupun komunitas.