Show Notes
- Amazon USA Store: https://www.amazon.com/dp/B009W74D9G?tag=9natree-20
- Amazon Worldwide Store: https://global.buys.trade/Chronicle-of-a-Plague%2C-Revisited%3A-AIDS-and-Its-Aftermath-Andrew-Holleran.html
- Apple Books: https://books.apple.com/us/audiobook/a-quilt-for-david-unabridged/id1648507771?itsct=books_box_link&itscg=30200&ls=1&at=1001l3bAw&ct=9natree
- eBay: https://www.ebay.com/sch/i.html?_nkw=Chronicle+of+a+Plague+Revisited+AIDS+and+Its+Aftermath+Andrew+Holleran+&mkcid=1&mkrid=711-53200-19255-0&siteid=0&campid=5339060787&customid=9natree&toolid=10001&mkevt=1
- Shopee: https://asia.buys.trade/shopee_Chronicle-of-a-Plague%2C-Revisited-Andrew-Holleran.html
- Lazada: https://asia.buys.trade/lazada_Chronicle-of-a-Plague%2C-Revisited-Andrew-Holleran.html
- Tiktok: https://asia.buys.trade/tiktok_Chronicle-of-a-Plague%2C-Revisited-Andrew-Holleran.html
- Baca selengkapnya: https://indonesia.9natree.com/read/B009W74D9G/
#KrisisAIDSNewYork1980an #Dukakomunitasgay #KetidakpastianHIVawal #Seksamandanstigma #IngatanpenyintasAIDS #ChronicleofaPlagueRevisited
Chronicle of a Plague, Revisited: AIDS and Its Aftermath karya Andrew Holleran adalah kumpulan esai tentang dampak awal epidemi AIDS terhadap komunitas gay, terutama di New York, pada dekade 1980-an dan sesudahnya. Buku ini merupakan versi yang diperluas dan disusun ulang dari Ground Zero, kumpulan tulisan Holleran yang mula-mula terbit pada 1988 dari kolom-kolomnya di majalah Christopher Street. Dengan tambahan esai yang sebelumnya belum dihimpun dalam buku dan sebuah pengantar baru, Holleran menilai kembali masa ketika penyakit yang belum dipahami sepenuhnya mengubah kehidupan sosial, seksualitas, persahabatan, dan cara orang memandang masa depan. Ini bukan sejarah medis atau laporan kebijakan kesehatan yang sistematis. Kekuatan utamanya justru terletak pada kesaksian personal, pengamatan budaya, dan potret orang-orang yang hidup dalam ketidakpastian. Prosa Holleran yang reflektif, kadang getir dan lucu, menunjukkan bagaimana ketakutan terhadap AIDS hadir di tengah rutinitas kota, kunjungan ke rumah sakit, pemakaman, percakapan antarteman, serta ingatan akan mereka yang hilang.