Show Notes
- Amazon USA Store: https://www.amazon.com/dp/B073DJG9CX?tag=9natree-20
- Amazon Worldwide Store: https://global.buys.trade/Globalization-and-Its-Discontents-Revisited-Joseph-E-Stiglitz.html
- eBay: https://www.ebay.com/sch/i.html?_nkw=Globalization+and+Its+Discontents+Revisited+Joseph+E+Stiglitz+&mkcid=1&mkrid=711-53200-19255-0&siteid=0&campid=5339060787&customid=9natree&toolid=10001&mkevt=1
- Shopee: https://asia.buys.trade/shopee_Globalization-and-Its-Discontents-Revisited-Joseph-E-Stiglitz.html
- Lazada: https://asia.buys.trade/lazada_Globalization-and-Its-Discontents-Revisited-Joseph-E-Stiglitz.html
- Tiktok: https://asia.buys.trade/tiktok_Globalization-and-Its-Discontents-Revisited-Joseph-E-Stiglitz.html
- Baca selengkapnya: https://indonesia.9natree.com/read/B073DJG9CX/
#ReformasiDanaMoneterInternasional #Ketimpanganakibatglobalisasi #NAFTAdanpekerjaanmanufaktur #Populismeantiglobalisasi #Tatakelolaekonomiglobal #GlobalizationandItsDiscontentsRevisited
Globalization and Its Discontents Revisited: Anti-Globalization in the Era of Trump adalah edisi perluasan dari kritik Joseph E. Stiglitz terhadap cara globalisasi dikelola. Buku nonfiksi ekonomi politik ini berangkat dari pengalaman Stiglitz sebagai peraih Nobel Ekonomi, mantan ketua Dewan Penasihat Ekonomi Amerika Serikat, dan mantan kepala ekonom Bank Dunia. Ia tidak menolak pertukaran lintas negara, perdagangan, atau kerja sama internasional sebagai prinsip. Sasaran utamanya adalah aturan, lembaga, dan distribusi kekuasaan yang membuat manfaat globalisasi terkonsentrasi, sementara risiko dan kerugiannya dibebankan kepada kelompok yang lebih lemah. Edisi ini memperbarui buku tahun 2002 dengan menempatkan ketimpangan, keresahan politik di Amerika Serikat dan Eropa, kebangkitan Donald Trump, serta proteksionisme baru sebagai pusat pembahasan. Stiglitz menjelaskan bahwa kemarahan terhadap globalisasi bukan sekadar kesalahpahaman publik. Ada pengalaman nyata berupa pekerjaan yang hilang, posisi tawar buruh yang melemah, dan ketidaksetaraan yang membesar. Namun, ia juga membedakan diagnosis populis yang kadang tepat dari solusi nasionalistis yang sering tidak memadai.