Show Notes
- Amazon USA Store: https://www.amazon.com/dp/1501124064?tag=9natree-20
- Amazon Worldwide Store: https://global.buys.trade/How-Countries-Go-Broke%3A-The-Big-Cycle-Ray-Dalio.html
- Apple Books: https://books.apple.com/us/audiobook/how-countries-go-broke-unabridged/id1802522806?itsct=books_box_link&itscg=30200&ls=1&at=1001l3bAw&ct=9natree
- eBay: https://www.ebay.com/sch/i.html?_nkw=How+Countries+Go+Broke+The+Big+Cycle+Ray+Dalio+&mkcid=1&mkrid=711-53200-19255-0&siteid=0&campid=5339060787&customid=9natree&toolid=10001&mkevt=1
- Shopee: https://asia.buys.trade/shopee_How-Countries-Go-Broke-Ray-Dalio.html
- Lazada: https://asia.buys.trade/lazada_How-Countries-Go-Broke-Ray-Dalio.html
- Tiktok: https://asia.buys.trade/tiktok_How-Countries-Go-Broke-Ray-Dalio.html
- Baca selengkapnya: https://indonesia.9natree.com/read/1501124064/
#SiklusUtangBesar #Pembiayaankembaliutangnegara #MonetaryPolicy2 #Monetisasiutang #Krisiskepercayaanobligasi #HowCountriesGoBroke
How Countries Go Broke: The Big Cycle adalah buku nonfiksi ekonomi dan keuangan karya Ray Dalio, pendiri Bridgewater Associates, yang terbit pada 2025. Buku ini membahas pertanyaan yang terasa mendesak bagi banyak negara, yaitu bagaimana utang pemerintah yang terus bertambah dapat berubah dari alat pembiayaan yang berguna menjadi sumber krisis ekonomi. Dalio menyusun jawabannya melalui kerangka yang ia sebut Siklus Utang Besar, pola jangka panjang ketika serangkaian siklus kredit yang lebih pendek meninggalkan tingkat utang makin tinggi, sampai kemampuan membayar dan kepercayaan pemberi pinjaman melemah. Tujuan buku ini bukan sekadar memperingatkan tentang gagal bayar negara. Dalio juga ingin menjelaskan pilihan sulit yang biasanya dihadapi pemerintah dan bank sentral, seperti penghematan anggaran, restrukturisasi utang, pencetakan uang, atau devaluasi mata uang. Analisisnya menghubungkan dinamika utang dengan konflik politik domestik, persaingan antarnegara, guncangan alam, dan perubahan teknologi. Dengan banyak kerangka visual dan contoh historis, buku ini menawarkan cara membaca risiko fiskal sebagai proses yang berkembang, bukan sebagai kejadian mendadak.