Show Notes
- Amazon USA Store: https://www.amazon.com/dp/145167659X?tag=9natree-20
- Amazon Worldwide Store: https://global.buys.trade/Out-With-It%3A-How-Stuttering-Helped-Me-Find-My-Voice-Katherine-Preston.html
- Apple Books: https://books.apple.com/us/audiobook/summary-of-katie-booths-the-invention-of-miracles/id1786265378?itsct=books_box_link&itscg=30200&ls=1&at=1001l3bAw&ct=9natree
- eBay: https://www.ebay.com/sch/i.html?_nkw=Out+With+It+How+Stuttering+Helped+Me+Find+My+Voice+Katherine+Preston+&mkcid=1&mkrid=711-53200-19255-0&siteid=0&campid=5339060787&customid=9natree&toolid=10001&mkevt=1
- Shopee: https://asia.buys.trade/shopee_Out-With-It-Katherine-Preston.html
- Lazada: https://asia.buys.trade/lazada_Out-With-It-Katherine-Preston.html
- Tiktok: https://asia.buys.trade/tiktok_Out-With-It-Katherine-Preston.html
- Baca selengkapnya: https://indonesia.9natree.com/read/145167659X/
#gagapdandisfluensibicara #rasamalusaatberbicara #terapiwicaratanpajanjipenyembuhan #stigmasosialterhadapgagap #penerimaansuarayangtidaksempurna #OutWithIt
Out With It: How Stuttering Helped Me Find My Voice adalah memoar karya Katherine Preston, yang juga memadukan penelusuran jurnalistik tentang kehidupan dengan gagap. Preston mulai gagap pada usia tujuh tahun dan selama bertahun-tahun berusaha menyembunyikan kondisi itu, menghindari situasi bicara tertentu, serta mencari cara untuk terdengar lancar. Buku ini mengikuti perubahan penting dalam cara ia memandang dirinya, dari keinginan kuat untuk menemukan penyembuhan menuju penerimaan yang lebih jujur atas suaranya sendiri. Pada usia dewasa muda, ia meninggalkan pekerjaan dan kehidupannya di London untuk melakukan perjalanan riset di Amerika Serikat. Ia berbicara dengan lebih dari seratus orang yang gagap, terapis wicara, dan peneliti. Karena itu, buku ini tidak hanya mengisahkan pengalaman pribadi, tetapi juga memperlihatkan beragam realitas sosial, emosional, dan medis seputar gagap. Tujuan utamanya bukan menawarkan resep penyembuhan, melainkan mengoreksi kesalahpahaman, menelaah rasa malu yang melekat pada gangguan bicara, dan menunjukkan bahwa kemampuan berbicara tidak menentukan nilai seseorang.