Show Notes
- Amazon USA Store: https://www.amazon.com/dp/B017WRCV0A?tag=9natree-20
- Amazon Worldwide Store: https://global.buys.trade/Smarter-Faster-Better-Mike-Chamberlain.html
- Apple Books: https://books.apple.com/us/audiobook/smarter-faster-better-the-secrets-of-being-productive/id1419391840?itsct=books_box_link&itscg=30200&ls=1&at=1001l3bAw&ct=9natree
- eBay: https://www.ebay.com/sch/i.html?_nkw=Smarter+Faster+Better+Mike+Chamberlain+&mkcid=1&mkrid=711-53200-19255-0&siteid=0&campid=5339060787&customid=9natree&toolid=10001&mkevt=1
- Shopee: https://asia.buys.trade/shopee_Smarter-Faster-Better-Mike-Chamberlain.html
- Lazada: https://asia.buys.trade/lazada_Smarter-Faster-Better-Mike-Chamberlain.html
- Tiktok: https://asia.buys.trade/tiktok_Smarter-Faster-Better-Mike-Chamberlain.html
- Baca selengkapnya: https://indonesia.9natree.com/read/B017WRCV0A/
#Rasakendalidalammotivasi #Tujuanbesardansasarankecil #Gambaranmentaluntukfokus #Pembingkaiankeputusan #Keamananpsikologistim #SmarterFasterBetter
Smarter Faster Better: The Secrets of Being Productive in Life and Business adalah buku nonfiksi tentang produktivitas karya jurnalis Charles Duhigg, yang versi audionya dinarasikan oleh Mike Chamberlain. Buku ini terbit pada 2016 dan melanjutkan minat Duhigg pada ilmu perilaku, setelah The Power of Habit. Tujuannya bukan menawarkan sistem daftar tugas yang seragam, melainkan menjelaskan cara berpikir yang membantu individu dan organisasi menghasilkan kerja yang lebih bermakna. Duhigg menyusun pembahasannya melalui delapan gagasan produktivitas, dengan memadukan riset psikologi, neurosains, ekonomi perilaku, serta pelaporan tentang dunia kerja. Contohnya berasal dari berbagai konteks, termasuk tim kreatif, militer, penerbangan, pendidikan, dan perusahaan teknologi. Argumen utamanya adalah bahwa produktivitas tidak sama dengan kesibukan atau kecepatan semata. Produktivitas bergantung pada kemampuan memilih tujuan, memusatkan perhatian, membuat keputusan di tengah ketidakpastian, bekerja dalam kelompok, dan memahami informasi. Karena itu, buku ini lebih tepat dibaca sebagai kajian tentang mekanisme keputusan dan kerja sama daripada panduan manajemen waktu yang sederhana.