Show Notes
- Amazon USA Store: https://www.amazon.com/dp/B071FMYLSK?tag=9natree-20
- Amazon Worldwide Store: https://global.buys.trade/Stop-Overreacting%3A-Effective-Strategies-for-Calming-Your-Emotions-Judith-Siegel.html
- Apple Books: https://books.apple.com/us/audiobook/stop-overreacting-effective-strategies-for-calming/id1416705097?itsct=books_box_link&itscg=30200&ls=1&at=1001l3bAw&ct=9natree
- eBay: https://www.ebay.com/sch/i.html?_nkw=Stop+Overreacting+Effective+Strategies+for+Calming+Your+Emotions+Judith+Siegel+&mkcid=1&mkrid=711-53200-19255-0&siteid=0&campid=5339060787&customid=9natree&toolid=10001&mkevt=1
- Shopee: https://asia.buys.trade/shopee_Stop-Overreacting-Judith-Siegel.html
- Lazada: https://asia.buys.trade/lazada_Stop-Overreacting-Judith-Siegel.html
- Tiktok: https://asia.buys.trade/tiktok_Stop-Overreacting-Judith-Siegel.html
- Baca selengkapnya: https://indonesia.9natree.com/read/B071FMYLSK/
#pemicupenolakan #kritiksebagaiumpanbalik #sinyaltubuh #penamaanemosi #responsstreslawanataulari #StopOverreacting
Stop Overreacting: Effective Strategies for Calming Your Emotions adalah buku pengembangan diri berbasis psikologi karya Judith P. Siegel, seorang terapis dan pendidik di bidang pekerjaan sosial. Buku ini membahas kecenderungan bereaksi terlalu kuat ketika seseorang merasa dikritik, ditolak, diabaikan, atau kehilangan kendali. Siegel tidak memandang pola tersebut semata sebagai kelemahan watak. Ia menjelaskannya sebagai kebiasaan respons emosional yang dibentuk oleh temperamen, pengalaman, cara menafsirkan peristiwa, dan keadaan tubuh saat menghadapi tekanan. Tujuan bukunya ialah membantu pembaca menciptakan jeda antara pemicu dan tindakan. Dalam jeda itu, pembaca belajar mengenali sinyal tubuh, memberi nama pada emosi, menilai kondisi diri, lalu memilih respons yang lebih proporsional. Penjelasannya memadukan gagasan tentang kerja otak dan sistem respons stres dengan strategi yang dapat dipakai dalam konflik keluarga, hubungan romantis, maupun pekerjaan. Fokusnya bukan menekan atau menyangkal perasaan, melainkan mengurangi tindakan impulsif yang sering memperburuk masalah.