Show Notes
- Amazon USA Store: https://www.amazon.com/dp/B007ZHC6H6?tag=9natree-20
- Amazon Worldwide Store: https://global.buys.trade/The-End-of-Poverty%3A-Economic-Possibilities-for-Our-Time-Jeffrey-D-Sachs.html
- Apple Books: https://books.apple.com/us/audiobook/the-end-of-poverty-economic-possibilities-for-our/id1418858276?itsct=books_box_link&itscg=30200&ls=1&at=1001l3bAw&ct=9natree
- eBay: https://www.ebay.com/sch/i.html?_nkw=The+End+of+Poverty+Economic+Possibilities+for+Our+Time+Jeffrey+D+Sachs+&mkcid=1&mkrid=711-53200-19255-0&siteid=0&campid=5339060787&customid=9natree&toolid=10001&mkevt=1
- Shopee: https://asia.buys.trade/shopee_The-End-of-Poverty-Jeffrey-D-Sachs.html
- Lazada: https://asia.buys.trade/lazada_The-End-of-Poverty-Jeffrey-D-Sachs.html
- Tiktok: https://asia.buys.trade/tiktok_The-End-of-Poverty-Jeffrey-D-Sachs.html
- Baca selengkapnya: https://indonesia.9natree.com/read/B007ZHC6H6/
#jebakankemiskinan #ekonomiklinis #investasidasarterpadu #TujuanPembangunanMilenium #bantuanpembangunandanpenghapusanutang #TheEndofPoverty
The End of Poverty: Economic Possibilities for Our Time adalah buku ekonomi pembangunan karya Jeffrey D. Sachs, ekonom Amerika yang terbit pada 2005. Buku ini mengajukan tesis yang tegas, bahwa kemiskinan ekstrem global bukan keadaan yang tak terhindarkan, melainkan masalah yang secara teknis dan finansial dapat diatasi melalui kebijakan yang tepat. Sachs berfokus pada penduduk yang saat itu hidup dalam kemiskinan paling parah, dengan pendapatan sekitar kurang dari satu dolar per hari menurut ukuran Bank Dunia pada masa tersebut. Ia menolak anggapan bahwa negara miskin hanya perlu mengandalkan pasar atau usaha mandiri untuk keluar dari keterbelakangan. Sebaliknya, ia menjelaskan bagaimana penyakit, kondisi geografis, kekurangan infrastruktur, utang, dan lemahnya modal awal dapat menciptakan jebakan kemiskinan. Dengan memadukan pengalaman kebijakan di berbagai negara, analisis sejarah ekonomi, dan agenda Tujuan Pembangunan Milenium PBB, Sachs menawarkan kerangka tindakan bagi negara kaya, lembaga internasional, pemerintah lokal, serta masyarakat sipil.