Show Notes
- Amazon USA Store: https://www.amazon.com/dp/B001MUU1D8?tag=9natree-20
- Amazon Worldwide Store: https://global.buys.trade/The-No-Complaining-Rule%3A-Positive-Ways-to-Deal-with-Negativity-at-Work-Jon-Gordon.html
- Apple Books: https://books.apple.com/us/audiobook/the-no-complaining-rule-positive-ways-to-deal/id1652671589?itsct=books_box_link&itscg=30200&ls=1&at=1001l3bAw&ct=9natree
- eBay: https://www.ebay.com/sch/i.html?_nkw=The+No+Complaining+Rule+Positive+Ways+to+Deal+with+Negativity+at+Work+Jon+Gordon+&mkcid=1&mkrid=711-53200-19255-0&siteid=0&campid=5339060787&customid=9natree&toolid=10001&mkevt=1
- Shopee: https://asia.buys.trade/shopee_The-No-Complaining-Rule-Jon-Gordon.html
- Lazada: https://asia.buys.trade/lazada_The-No-Complaining-Rule-Jon-Gordon.html
- Tiktok: https://asia.buys.trade/tiktok_The-No-Complaining-Rule-Jon-Gordon.html
- Baca selengkapnya: https://indonesia.9natree.com/read/B001MUU1D8/
#Keluhanyangdibenarkan #Keluhansembrono #EnergyVampires #Aturantidakmengeluh #Budayakerjapositif #TheNoComplainingRule
The No Complaining Rule: Positive Ways to Deal with Negativity at Work karya Jon Gordon adalah buku pengembangan organisasi yang disampaikan melalui fabel bisnis. Fokusnya bukan melarang orang menyampaikan masalah, melainkan mengubah kebiasaan mengeluh tanpa arah menjadi percakapan yang mengarah pada solusi. Gordon berangkat dari gagasan bahwa negativitas yang menetap dapat menguras energi tim, merusak moral, memperlambat kerja, dan membuat persoalan kecil menyebar menjadi masalah budaya. Buku ini menawarkan kerangka yang sederhana, yaitu aturan tidak mengeluh, disertai langkah penerapan bagi pemimpin dan anggota tim. Inti pesannya adalah membedakan keluhan sembrono dari keluhan yang dibenarkan. Keluhan yang dibenarkan disampaikan kepada pihak yang dapat membantu, membawa usulan, dan membuka diri pada pemecahan masalah. Karena itu, buku ini bukan ajakan untuk menutup kritik atau berpura-pura positif. Tujuannya adalah menciptakan cara berkomunikasi yang lebih bertanggung jawab, agar perhatian organisasi berpindah dari mengulang masalah menuju tindakan yang dapat memperbaikinya.