[Ulasan] No Logo (Naomi Klein) Ringkasan.

[Ulasan] No Logo (Naomi Klein) Ringkasan.
9Natree Indonesia
[Ulasan] No Logo (Naomi Klein) Ringkasan.

Nov 02 2026 | 00:11:38

/
Episode • November 02, 2026 • 00:11:38

Show Notes

No Logo (Naomi Klein)

- Amazon USA Store: https://www.amazon.com/dp/B07F6HK6PV?tag=9natree-20
- Amazon Worldwide Store: https://global.buys.trade/No-Logo-Naomi-Klein.html

- Apple Books: https://books.apple.com/us/audiobook/no-logo/id1440702882?itsct=books_box_link&itscg=30200&ls=1&at=1001l3bAw&ct=9natree

- eBay: https://www.ebay.com/sch/i.html?_nkw=No+Logo+Naomi+Klein+&mkcid=1&mkrid=711-53200-19255-0&siteid=0&campid=5339060787&customid=9natree&toolid=10001&mkevt=1

- Shopee: https://asia.buys.trade/shopee_No-Logo-Naomi-Klein.html
- Lazada: https://asia.buys.trade/lazada_No-Logo-Naomi-Klein.html
- Tiktok: https://asia.buys.trade/tiktok_No-Logo-Naomi-Klein.html

- Baca selengkapnya: https://indonesia.9natree.com/read/B07F6HK6PV/

#Brandingsebagaiidentitas #Outsourcingdanrantaipasok #Privatisasiruangpublik #Kerjafleksibelberupahrendah #Gerakanalterglobalisasi #NoLogo

No Logo karya jurnalis dan aktivis Kanada, Naomi Klein, adalah buku nonfiksi politik dan ekonomi yang pertama kali terbit pada akhir 1999. Buku ini menelaah perubahan besar dalam kapitalisme konsumen, ketika banyak perusahaan raksasa tidak lagi terutama menjual mutu barang, melainkan menjual citra, gaya hidup, dan identitas merek. Klein menghubungkan ledakan branding itu dengan globalisasi neoliberal, pengalihan produksi ke pemasok berbiaya rendah, menyusutnya perlindungan tenaga kerja, serta masuknya kepentingan korporasi ke ruang budaya dan ruang publik. Jadi, sasaran kritiknya bukan sekadar logo pada sepatu atau iklan di jalan, melainkan sistem bisnis yang dapat memisahkan keuntungan perusahaan dari tanggung jawab langsung atas cara barang diproduksi. Dengan gaya reportase yang lugas, buku ini juga memetakan bentuk perlawanan terhadap dominasi tersebut, dari gerakan buruh hingga aksi warga dan mahasiswa. No Logo penting karena menyatukan kritik budaya konsumen dengan analisis ekonomi politik, lalu memperlihatkan bahwa pilihan belanja, kondisi kerja, dan demokrasi publik saling berkaitan.

Other Episodes